Kumpulan Berita
Ketua BEM UGM mengaku diteror usai menyuarakan peristiwa meninggalnya siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons teror yang dialami Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, usai menyuarakan peristiwa meninggalnya siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aktivis lingkungan Greenpeace, Iqbal Damanik, dan kreator konten Yansen melaporkan dugaan teror yang mereka terima setelah menyuarakan kritik soal penanganan bencana banjir di Sumatera.
Polda Metro Jaya memastikan terus mendalami kasus dugaan teror pelemparan bom molotov yang dialami konten kreator Ramond Dony Adam atau DJ Donny beberapa waktu lalu.
Istana meminta polisi untuk mengusut tuntas rangkaian teror, yang dialami sejumlah influencer setelah menyampaikan kritik terhadap program pemerintah. Pemerintah menegaskan tidak menghendaki adanya aksi intimidasi dalam bentuk apa pun.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyarankan kepolisian menggunakan teknik cell dump untuk mengungkap pelaku teror terhadap rumah influencer DJ Donny.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan, siap memberikan perlindungan terhadap aktivis yang menerima ancaman atau intimidasi. Hal ini khususnya apabila aktivis tersebut melakukan kerja kemanusiaan di wilayah bencana.
Diketahui, api dari bom molotov tersebut berhasil dipadamkan sebelum mengenai mobil miliknya. Sebelumnya, DJ Donny juga mendapat teror bangkai ayam.