Kumpulan Berita
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti usut kasus teror terhadap DJ Donny.
Polda Metro Jaya memastikan terus mendalami kasus dugaan teror pelemparan bom molotov yang dialami konten kreator Ramond Dony Adam atau DJ Donny beberapa waktu lalu.
Istana meminta polisi untuk mengusut tuntas rangkaian teror, yang dialami sejumlah influencer setelah menyampaikan kritik terhadap program pemerintah. Pemerintah menegaskan tidak menghendaki adanya aksi intimidasi dalam bentuk apa pun.
Pigai meminta kepolisian mengusut tuntas teror terhadap influencer yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan, siap memberikan perlindungan terhadap aktivis yang menerima ancaman atau intimidasi. Hal ini khususnya apabila aktivis tersebut melakukan kerja kemanusiaan di wilayah bencana.
Diketahui, api dari bom molotov tersebut berhasil dipadamkan sebelum mengenai mobil miliknya. Sebelumnya, DJ Donny juga mendapat teror bangkai ayam.
Influencer Ramond Dony Adam atau yang lebih dikenal DJ Donny melaporkan dugaan teror berupa pelemparan bom molotov ke rumahnya ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Polisi menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.