Kumpulan Berita
Polda Metro Jaya memastikan terus mendalami kasus dugaan teror pelemparan bom molotov yang dialami konten kreator Ramond Dony Adam atau DJ Donny beberapa waktu lalu.
Istana meminta polisi untuk mengusut tuntas rangkaian teror, yang dialami sejumlah influencer setelah menyampaikan kritik terhadap program pemerintah. Pemerintah menegaskan tidak menghendaki adanya aksi intimidasi dalam bentuk apa pun.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyarankan kepolisian menggunakan teknik cell dump untuk mengungkap pelaku teror terhadap rumah influencer DJ Donny.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan, siap memberikan perlindungan terhadap aktivis yang menerima ancaman atau intimidasi. Hal ini khususnya apabila aktivis tersebut melakukan kerja kemanusiaan di wilayah bencana.
Diketahui, api dari bom molotov tersebut berhasil dipadamkan sebelum mengenai mobil miliknya. Sebelumnya, DJ Donny juga mendapat teror bangkai ayam.
Api dari bom molotov tersebut berhasil dipadamkan sebelum mengenai mobil miliknya. Sebelumnya, DJ Donny juga mendapat teror bangkai ayam.
Polisi menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Tak hanya membuat e-mail, pelaku juga membuat akun media sosial palsu untuk menjelek-jelekkan nama mantan pacarnya, Kamila.