Kumpulan Berita
BEI menegaskan, transaksi saham merupakan bentuk partisipasi dalam ekonomi riil yang didasari analisis nilai, bukan spekulasi untung-untungan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas perdagangan selama periode 19 hingga 23 Januari 2026 menunjukkan performa yang dinamis
IHSG mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,23% selama sepekan, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp15.079 triliun. Frekuensi transaksi harian meningkat, namun nilai transaksi harian justru menurun. Investor asing mencatatkan beli bersih, namun secara akumulatif masih net sell.
IHSG menguat pada sesi I ke level 7.828, didorong oleh sektor teknologi. Terdapat 399 saham menguat, 247 melemah. Transaksi mencapai Rp8,8 triliun. Saham PGLI, FIRE, dan MPXL jadi top gainers.
Pasar modal Indonesia mencatatkan rekor kapitalisasi pasar BEI sebesar Rp14.377 triliun di tengah pelemahan IHSG sebesar 0,36% sepanjang pekan 25-29 Agustus 2025. Transaksi harian juga meningkat signifikan.
IHSG sempat mencetak rekor tertinggi di 8.017 pada sesi intraday, namun terkoreksi 0,06% ke 7.926,45 pada jeda sesi I. Perdagangan fluktuatif dengan nilai transaksi Rp23,65 triliun. Sektor teknologi menjadi penopang utama.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan aturan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% pada transaksi efek mulai awal 2025
BEI menyikapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut bahwa transaksi saham sama halnya dengan berjudi