Kumpulan Berita
PLN Indonesia Power menyiapkan pengembangan 268 proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas tambahan mencapai 30.276,2 MW
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi. Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah akan melaksanakan program elektrifikasi nasional melalui pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan geotermal.
Peningkatan ini tercapai melalui optimalisasi program co-firing biomassa pada seluruh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dikelola.
Indonesia melakukan transisi energi bersih nasional dengan mengembangkan ekosistem hidrogen hijau untuk sektor transportasi dan industri di Indonesia. Inovasi mobil berbasis green hydrogen, Hydrogen Refueling Station (HRS), serta pemanfaatan energi terbarukan seperti surya dan panas bumi sebagai solusi rendah emisi.
Kapasitas pembangkit listrik captive berbasis bahan bakar fosil makin besar. Hal ini berpotensi meningkatkan emisi sektor ketenagalistrikan.
Pemisahan ini diyakini dapat memperjelas fokus kebijakan, memperkuat akuntabilitas, serta mendukung percepatan transisi energi dan pengelolaan sumber daya mineral
PT Energi Agro Nusantara memproduksi bioetanol berbahan baku molases (tetes tebu) dengan spesifikasi fuel grade ethanol (FGE) sempurna alias 99,9 persen.
Efisiensi rantai pasok melalui integrasi infrastruktur gas bumi, guna mengoptimalkan pemanfaatan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat.