Kumpulan Berita
Israel baru-baru ini melabeli UNRWA sebagai organisasi terlarang.
Parlemen Israel menyetujui rancangan undang-undang kontroversial yang melarang Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
UNRWA mengatakan korban di antara stafnya merupakan jumlah korban tewas tertinggi dalam satu insiden dalam perang 11 bulan tersebut.
UNRWA dituduh oleh para pemimpin Israel berkolaborasi dengan Gerakan Hamas di Gaza.
Warga mengatakan bagian sekolah yang menjadi sasaran digunakan sebagai tempat berlindung bagi laki-laki dan anak laki-laki.
Ribuan orang dari kamp tersebut sekarang tidak punya pilihan selain hidup di tengah reruntuhan.
Unrwa juga mengatakan pusat kesehatannya tidak menerima pasokan medis apa pun dalam 10 hari terakhir.
Mereka pindah ke lahan kosong, termasuk Al-Mawasi, sebidang tanah kecil di sepanjang pantai.