Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai USD453,4 miliar atau setara Rp8.091,37 triliun pada kuartal II-2026.
Utang pemerintah naik lagi, kini mencapai Rp10.293 triliun per akhir Juni 2026. Posisi utang pemerintah ini setara 41,26 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempunyai strategi untuk membayar utang pemerintah yang kini menembus lebih dari Rp10.000 triliun.
Akses terhadap pembiayaan yang cepat dan mudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tunggakan kepada pihak ketiga sebesar Rp1,6 triliun akan diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku setelah proses audit rampung.
Kebijakan penghapusan riwayat tunggakan kredit di bawah Rp1 juta dari SLIK mulai memengaruhi proses analisis kredit.
OJK memanggil manajemen PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) dan PT KreditFazz Digital Indonesia pada Kamis 23 Juli 2026.
Melalui instrumen pembiayaan tersebut, pemerintah menargetkan penghimpunan dana sebesar USD1 miliar.