Kumpulan Berita
Satrio menjelaskan, para pelaku mulanya hanya berniat menginterogasi korban terkait dugaan pencurian raket.
Saat ini kata Nurma, pihaknya melakukan pengembangan terkait di mana FRS membeli sabu tersebut. Polisi juga akan meminta keterangan dari sejumlah pihak.
Polisi mengungkap motif nyeleneh FRS (37), pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja RR yang melakukan pemukulan terhadap pemotor lain, AA, di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kepada polisi, FRS mengaku melakukan aksinya karena mendapatkan bisikan.
Sedangkan untuk motif pemukulan terjadi, karena korban merasa spakbor motornya ditabrak oleh FRS. Namun saat ditegor, pelaku malah marah berujung aksi penganiayaan dengan memukul korban.
Saat itu, kata Nurma, korban merasa bagian belakang motornya ditabrak beberapa kali oleh motor pelaku.
Pelaku yang merasa tidak terima akibat ditegur langsung memukul korban berkali-kali di bagian wajah menggunakan tangan kosong.
Polisi berhasil menangkap pengendara Kawasaki Ninja RR yang melakukan pemukulan terhadap pengendara motor tersebut.
Ginanjar menerangkan, bahwa pemotor tersebut berprofesi sebagai karyawan marketing perusahaan swasta. Ia menegaskan pemotor tersebut bukan anggota TNI.