Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ungkapan Syukur Wanita Jepang Belajar Puasa dari Suami asal Indonesia, Simak Ceritanya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 08 Mei 2020 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 620 2211025 ungkapan-syukur-wanita-jepang-belajar-puasa-dari-suami-asal-indonesia-simak-ceritanya-TRmMew6cgU.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Menjalankan ibadah puasa, terlebih untuk mereka yang baru pertama kali, memang tak mudah. Berbagai keluhan pun sering muncul dan hal itu merupakan hal normal. Apalagi, mengingat durasi berpuasa yang berbeda-beda di setiap negara menjadi tantangan tersendiri.

Seperti yang dialami Misuki, wanita Jepang yang menikah dengan pria Indonesia ini mulai belajar untuk berpuasa. Keluhan yang ia rasakan pun beragam di hari pertama Ramadhan.

"Waktu masuk kerja saya sangat haus. Tidak lapar tapi sangat haus karena udara Jepang kering," ungkapnya dalam sebuah video yang diunggah ke akun Youtube nippon daisuki.

Selain haus, Misuki juga masih beradaptasi dengan rasa kantuk yang menghantuinya. Terutama pada sore hari. "Waktu mau buka mengantuk. Badan tidak begitu lemas tapi ya mengantuk terus," sambungnya.

Baca Juga: Curhat Mualaf Amerika Ramadhan di Tengah Pandemi Corona 

Meski masih merasakan beberapa keluhan, di hari pertama puasanya, ia merasa sangat bersyukur. Misuki mengaku, ia bersyukur masih bisa merasakan nikmatnya makanan.

"Kalau puasa nasi putih jadi lebih enak. Air putih juga lebih enak," kata Misuki.

"Waktu buka puasa saya makan kari sangat enak rasanya. Terus dibuatin sama ilham es teh manis seperti di Indonesia, sangat enak. Terus sangat bisa bersyukur terus bisa menikmati makan dan minum," bebernya.

Selain itu, Misuki juga dilatih untuk bersabar. Karena pada intinya, berpuasa bukanlah menahan lapar dan haus semata. Tetapi umat islam diharapkan dapat menahan hawa nafsunya serta meningkatkan kesabaran, iman, dan takwa.

Baca Juga: Curhat Mualaf Ikuti Puasa: Jadi Lebih Disiplin dan Dermawan 

Seperti diketahui, puasa di Jepang membutuhkan waktu yang lebih lama dari Indonesia. Adzan shubuh disana dimulai pada pukul 03.43 AM, sedangkan adzan maghrib akan berkumandang pada pukul 18.38 PM.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini