Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Mudik Lokal Dilarang, Warga Pilih Mudik Virtual untuk Isi Momen Lebaran

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 620 2215781 ketika-mudik-lokal-dilarang-warga-pilih-mudik-virtual-untuk-isi-momen-lebaran-Q4mNdbCCRT.jpeg Ilustrasi. Foto: Okezone

JAKARTA - Mudik saat lebaran menjadi salah satu momen yang paling ditunggu bagi umat Muslim di Indonesia. Mudik menjadi sarana untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan menjadi momen satu kali dalam setahun.

Sayangnya pandemi virus corona (Covid-19) membuat momen tersebut tidak dapat dinikmati seperti biasa. Ini setelah pemerintah pusat melarang mudik saat lebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melarang mudik lokal.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melarang warga untuk mudik lokal meskipun ke wilayah sekitarnya seperti ke Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Ia mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah guna memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Menurutnya virus tidak mengenal hari besar atau hari biasa.

"Lebaran atau tidak sama saja. Virus tidak kenal nama hari. Tidak ada hari besar atau hari biasa. Tidak kenal lebaran atau tidak. Jangan ada mudik lokal, yang boleh adalah mudik virtual,” kata Anies beberapa waktu lalu.

Larangan mudik membuat salah satu perantau asal Bandung Vina (27) tidak dapat menikmati momen lebaran seperti biasanya. Setiap lebaran, ia selalu pulang ke rumahnya di Bandung. Meskipun, kehilangan momen lebaran, ia menilai bahwa larangan mudik saat pandemi sekarang ini menjadi satu langkah yang tepat.

Baca Juga: DPRD DKI Dukung Kebijakan Anies Larang Warga Mudik Lokal saat Lebaran 

"Iya sekarang di Jakarta saja. Bagus sih sebenarnya (larangan mudik). Memang logikannya kan gak boleh mudik. Soalnya kalau mudik makin gak terkontrol penyebaran Covid-19, perpindahan orangnya gak terkontrol," ujar Vina kepada Okezone, Senin (18/5/2020).

Awalnya ia berniat untuk pergi ke rumah sanak saudara di Tangerang. Namun hal tersebut masih menjadi pertimbangan karena adanya larangan mudik lokal. Perempuan yang tinggal di kawasan Kalibata tersebut mengungkapkan masih belum begitu paham dengan aturan mudik lokal.

“Mudik lokal itu kan masih banyak info simpang-siurnya, apa yang boleh dan tidak boleh, atau misalnya naik kendaraan selama PSBB ini juga masih simpang siur," ujar Vina.

Ketika mudik lokal juga dilarang, Vina berencana melakukan video call bersama keluarga untuk mengisi momen labaran nanti.

"Kalau nanti gak bisa (mudik lokal), ya sudah aku di rumah aja, tidur. Mungkin video call sama orang rumah juga," imbuh Vina.

Di sisi lain, Fidin yang merupakan warga Cibubur mengungkapkan bahwa ia berniat untuk tidak mudik dalam situasi pandemi sekarang ini. Ia bersama keluarganya menyadari tidak mudik menjadi pilihan tepat untuk saat ini.

Baca Juga: Polda Metro Sebut Boleh Mudik Lokal Asal Ikuti Aturan PSBB 

"Karena kesadaran dari keluarga saya tentang penularan Covid-19 sudah cukup baik. Kita menganggap bahwa mudik saat lebaran dan pandemi bisa dilakukan dengan cara lain seperti video call," katanya saat dihubungi Okezone.

Meski demikian ia mengungkapkan momen lebaran kali ini akan sangat berbeda. Fidin akan kehilangan beberapa momen rutin selama lebaran seperti Sholat Idul Fitri, halal bihalal ke tetagga, halal bihalal ke sanak saudara, dan ziarah ke makam.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini