Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Polisi yang Tak Libur Lebaran dan Tetap Berpatroli

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 20:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 24 620 2219054 cerita-polisi-yang-tak-libur-lebaran-dan-tetap-berpatroli-GnTDsKSt4o.jpg Ilustrasi

HARI Raya Lebaran atau Idul Fitri biasanya menjadi momen berkumpul bersama keluarga untuk merayakan hari kemenangan. Hanya saja tidak semua kalangan bisa melakukan hal tersebut.

Ada beberapa profesi yang tidak mengenal libur lebaran dan bisa merasakan berkumpul bersama keluarga. Salah satunya ada anggota Kepolisian yang selalu bertugas saat hari raya lebaran.

Seperti halnya apa yang dialami oleh Kepala Induk Jaya IV Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Eko Aprianto.

Meskipun tahun ini pemerintah melarang masyarakat untuk berpergian dari rumah lantaran pandemi Covid-19, ia tetap harus tetap berpatroli untuk sebagaimana mestinya.

“Intinya karena kita sudah disumpah pada saat kita menjadi Polisi pun harus bersiap. Siap dalam kategori untuk ditugaskan dimana pun juga, dalam konteks apapun juga kita harus ikuti perintah pimpinan,” ujar Eko saat berbincang dengan Okezone di Jakarta Sabtu (23/5/2020).

“Jangankan kita sebagai anggota, namanya pak Kapolda hingga Kapolri harus turun ke lapangan semua saat lebaran,” imbuhnya.

Eko telah menjabat sebagai anggota Korps Bhayangkara selama 27 tahun. Dia tak memungkiri rasa sedih terkadang hadir dimana saat hari raya lebaran tak bisa berkumpul bersama keluarganya.

“Namanya juga manusia, pasti ada semua manusia mempunyai sifat-sifat. Kalo memang itu kita kembalikan lagi kepada tugas dan tanggungjawab kita sebagai aparat keamanan negara mau tidak mau, suka tidak suka harus kita jalanlan,” katanya.

Di sisi lain, Eko merasa bersyukur pihak keluarga dapat memahami kondisinya yang harus tetap bekerja kebanyakan masyarakat memanfaatkan momen hari raya Idul Fitri guna berkumpul bersama sanak keluarga.

“Alhamdulillah keluarga dari saya pribadi orang tua ataupun mertua sudah mengerti. Karena mereka sudah tau saya mau masuk polisi, sudah di ridho dan ikhlas karena kemauan sendiri bukan paksaan dari orang tua,” tutup Eko.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini