Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Slogan Black Lives Matter Ramai saat Demonstrasi Kematian George Floyd, Apa Maksudnya?

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 620 2223905 slogan-black-lives-matter-ramai-saat-demonstrasi-kematian-george-floyd-apa-maksudnya-eR75k8pszn.jpg Seorang pedemo membwa poster bertuliskan Black Lives Matter saat demo kematian George Floyd. (Foto/PBS)

KEMATIAN seorang pria kulit hitam bernama George Floyd setelah diinjak seorang polisi kulit putih di Kota Minneapolis, Mineesota, Amerika Serikat (AS) memicu demonstrasi dengan sebagian demo berujung kerusuhan.

Dalam video yang viral, George Floyd mengerang "tolong, saya tak bisa bernapas" dan "jangan bunuh saya" sementara itu orang-orang yang lewat menyerukan kepada para petugas untuk melepaskannya.

George Floyd lalu berhenti bergerak, dan ambulans tiba untuk membawanya ke rumah sakit. Tak lama Floyd meninggal di sana.

Empat petugas yang hadir saat penangkapan Floyd telah dipecat . Tetapi hanya Derek Chauvin, polisi yang menginjak leher Floyd, yang didakwa pembunuhan.

Foto/Twitter

Kematian Floyd menyalakan kembali kemarahan pada perlakuan polisi terhadap orang keturunan Afrika-Amerika.

Demosntrasi atas kematiannya telah berubah menjadi kerusuhan. Banyak para pedemo membawa poster beruliskan Black Lives Matter. Tagar BlackLivesMatter juga menjadi tren di Twitter.

Lalu apa itu Black Lives Matter

#BlackLivesMatter didirikan pada 2013 sebagai tanggapan atas pembebasan pembunuh Trayvon Martin.

Trayvon Martin, pelajar kulit hitam berusia 17 tahun ditembak mati oleh George Zimmerman di Sanford, Florida.

Foto/Wikimedia Commons

Martin sedang mengunjungi saudaranya di sebuah perumahan yang memiliki pintu gerbangnya sendiri. Ia dikonfrontir dan ditembak mati oleh George Zimmerman, seorang Hispanik sukarelawan ronda lingkungan.

Pada 2013, juri menyatakan Zimmerman tidak bersalah.

Hukum Amerika memperbolehkannya mengatakan ia menembak Trayvon karena membela diri.

Namun keluarga dan teman-teman Trayvon berkeras menyatakan bahwa itu adalah pembunuhan yang disengaja.

Mengutip laman Black Lives Matter, Black Lives Matter (BLM) Foundation, Inc adalah organisasi global di AS, Inggris, dan Kanada, yang bergerak untuk memberantas supremasi kulit putih dan membangun kekuatan lokal untuk melakukan intervensi dalam kekerasan yang ditimbulkan pada komunitas kulit hitam oleh negara dan warga.

Foto/Twitter

Organisasi BLM memerangi dan melawan tindakan kekerasan, menciptakan ruang imajinasi dan inovasi orang kulit hitam, dan memusatkan kebahagiaan orang kulit hitam.

“Kami ekspansif . Kami adalah sekelompok pembebas yang percaya pada gerakan yang inklusif dan luas. Kami juga percaya bahwa akan memenangkan dan membawa sebanyak mungkin orang untuk bergabung bersama kami, kami harus bergerak melampaui nasionalisme sempit yang terlalu lazim di komunitas kulit hitam,” tulis organisasi BLM di situsnya.

Foto/Twitter

Kelompok ini menegaskan bahwa mereka bekerja agar orang kulit hitam tidak lagi ditargetkan secara sistematis untuk pembunuhan.

“Kami menegaskan kemanusiaan kami , kontribusi kami kepada masyarakat ini, dan ketahanan kami dalam menghadapi penindasan yang mematikan.

“Seruan Black Lives Matter menjadi seruan untuk semua nyawa orang kulit yang berjuang untuk pembebasan,” lanjut BLM dalam situsnya.

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini