Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapasitas Penumpang Transportasi Umum Ditambah, Sumber Penularan Covid-19 Makin Banyak

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 620 2228895 kapasitas-penumpang-transportasi-umum-ditambah-sumber-penularan-covid-19-makin-banyak-RgZhTntJcP.jpg Ilustrasi penumpang angkutan umum di terminal/Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan pada Selasa (09/06) menambah kapasitas maksimal transportasi umum dan transportasi antar provinsi atau wilayah menjadi 70% dari sebelumnya 50% pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 41/2020.

Ini berlaku untuk pesawat, kereta api antarkota, bus antarkota antarprovinsi (AKAP), antar kota dalam propinsi (AKDP), antarjemput antarpropinsi (AJAP), dan bus pariwisata. Kapasitas penumpang ini akan terus ditambah, jika operator moda transportasi dan penumpang bisa mematuhi protokol kesehatan saat ini, menjadi 85% pada Agustus.

Laura Navika Yamani, pakar epidemiologi dari Universitas Airlangga, mempertanyakan apakah ada hasil evaluasi tentang kepatuhan armada dan penumpang ketika kapasitas maksimal jumlah penumpang masih 50%.

"Harusnya yang betul adalah, ketika [pemerintah] mau meningkatkan kapasitas dari 50% ke 70%, harus dievaluasi dulu [bagaimana hasil kebijakan sebelumnya]. Kalau seperti ini jadi tidak jelas, sumber [penularan] makin banyak, peningkatan kasusnya juga akan melonjak. Ada potensi pelonjakan kasus," kata Laura seperti dilansir BBC Indonesia, Jumat (12/6/2020).

Pemeriksaan masif seharusnya dilakukan ketika PSBB. Sumber penularan itu harus ditemukan. "Harus betul-betul habis dulu. Ketika sumber penularan habis, maka [transisi] ke arah tatanan kehidupan baru bisa confident (yakin)," ungkapnya.

Pemeriksaan masif mungkin digencarkan seminggu terakhir, padahal PSBB-nya sudah dilonggarkan. Ini akan sulit mengantisipasi karena orang yang diperiksa hari ini negatif, tapi hari berikutnya positif. Pasalnya pergerakan manusia yang sudah tidak dibatasi menjadi salah satu penyebab utama.

(fmh)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini