Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Fajrin Rasyid, Milenial 34 Tahun Jadi Direktur Digital Telkom

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 20 Juni 2020 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 620 2233485 fakta-fajrin-rasyid-milenial-34-tahun-jadi-direktur-digital-telkom-FY0YAokZol.jpg Telkom Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Teka-teki Presiden Bukalapak Muhammad Fajrin Rasyid menduduki jajaran direksi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) terjawab sudah.

Fajrin ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Direktur Digital Business Telkom dalam RUPST Tahun 2019 yang diselenggarakan pada Jumat 19 Juni 2020.

Dalam RUPST terjadi perombakan direksi Telkom. Namun, untuk posisi Dirut Telkom tidak terjadi pergantian. Ririek Adriansyah masih menjadi Dirut Telkom.

Berikut fakta-fakta menarik soal perombakan direksi Telkom seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (20/6/2020).

1. Usia Fajrin 34 Tahun Jadi Direktur Digital Telkom

Fajrin menjadi direksi milenial Telkom pertama. Fajrin yang akan berusia 34 tahun pada September 2020 menjadi Direktur Digital Telkom.

Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham mengangkat Muhammad Fajrin Rasyid menjadi Direktur Digital Business perseroan. Fajrin akan menggantikan Faizal R. Djoemadi yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

Fajrin Rasyid sendiri merupakan Presiden Bukalapak. Sementara, posisi Direktur Utama Telkom masih akan dijabat oleh Ririek Adriansyah

2. Lepas Jebatan Presiden Bukalapak

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengonfirmasi bahwa salah satu Co-Founder sekaligus Presiden Bukalapak, Muhammad Fajrin Rasyid, telah resmi ditunjuk dan ditetapkan sebagai Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom).

Fajrin Rasyid akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab fungsional harian sebagai Presiden Bukalapak kepada para Dewan Direksi dan Manajemen Bukalapak.

"Saya yakin Fajrin merupakan orang yang tepat untuk menduduki posisi tersebut dan dapat meneruskan aspirasinya untuk berkontribusi di Indonesia, bahkan di skala yang jauh lebih besar," ujarnya kepada Okezone.

3. Pengakuan Fajrin

Muhammad Fajrin mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadannya. Menurut Fajrin, penunjukan sebagai Direksi Telkom ini merupakan waktu yang tepat bagi dirinya berkontribusi kepada Indonesia.

"Sekarang saatnya saya membantu Indonesia lebih maju lagi, dengan fokus untuk mengembangkan telekomunikasi Indonesia, bersama Telkom, Tbk," ujarnya kepada Okezone.

Fajrin telah mengabdikan diri untuk Bukalapak selama 10 tahun. Selama 10 tahun pula, dirinya terus berusaha untuk menginspirasi anak-anak muda.

“Saya sangat berterima kasih atas amanah baru yang diberikan kepada saya. 10 tahun ini bersama Bukalapak, kami telah bersama-sama menginspirasi anak-anak muda Indonesia untuk terus bermimpi, berkarya, dan bekerja keras," kata Fajrin.

Dirinya berharap bisa berkontribusi lebih kepada perseroan. Dirinya akan mencurhkan seluruh pengalamannya untuk membesarkan perseroan.

"Saya berharap, pengalaman saya membesarkan bisnis startup hingga menjadi besar seperti sekarang, dapat membawa kontribusi untuk mengembangkan Telkom," jelasnya.

4. Erick Thohir soal Fajrin

Erick Thohir mengatakan, alasan penunjukan Fajrin adalah karena dirinya merupakan sosok muda yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut. Mengingat, pengalaman, kiprah dan karyanya di dunia bisnis digital sudah teruji.

"Dengan rekam jejak dan pengalaman meski masih berusia muda, Fajrin adalah figur yang tepat untuk memimpin pengembangan bisnis digital Telkom," ujarnya melalui keterangan di Jakarta.

Erick menambahkan, dengan adanya wajah baru di jajaran Direksi, diharapkan kinerja perseroan bisa meningkat. Dirinya meminta agar kinerja perseroan harus bisa memperkuat strategi bisnisnya.

"Seperti yang pernah saya sampaikan beberapa waktu lalu, Telkom harus merubah dan memperkuat strategi bisnisnya terutama di era pasca-Covid-19 terutama dalam memperkuat bisnis Telkom," jelasnya.

Erick menambahkan, para jajaran Direksi baru juga harus bisa menunjukannya KPI-nya. Sebab dirinya tidak main-main akan mencopot Direksi yang tidak perform.

"Saya sudah sampaikan pada mereka bahwa harus siap dicopot bila tidak memenuhi target-targetnya," kata Erick.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini