Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Siswa SD hingga SMA Numpang Belajar Online di Warung Kopi

Sholahudin, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 620 2250159 ketika-siswa-sd-hingga-sma-numpang-belajar-online-di-warung-kopi-rYA2PLbbT0.JPG Siswa di Mojokerto numpang belajar daring di warung kopi (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO - Sejumlah siswa SD, SMP hingga SMA di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terpaksa numpang di warung kopi saat belajar daring.

Hal ini dilakukan karena banyak pengeluaran untuk beli kuota internet dan bisa sambil bersantai mengerjakan tugas-tuga sekolah di masa pandemi Covid-19 yang berdampak sekolah diliburkan.

Masa pandemi Covid-19 sejumlah warung kopi di kawasan pedesaan Kecamatan Dawarblandong dipenuhi para siswa sekolah untuk belajar secara online.

Tak hanya siswa sekolah dasar atau sekolah menengah pertama, para pelajar SMA maupun yang kuliah juga memanfaatkan warung kopi untuk belajar secara on line. Hal ini dilakukan karena internet di warung kopi gratis.

Jika membeli dan menggunakan kuota internet handphone, mereka harus mengeluarkan uang Rp30-50 ribu. Meski demikian itu pun tidak cukup untuk kebutuhan selama satu bulan. Selama ini pelajaran dikirim dari sekolah lewat aplikasi Youtube dan Whatsapp, sehingga saat download maupun uploud juga membutuhkan kouta besar.

"Sekitar tiga bulan kalau ada daring di kafe santai-santai sambil mengerjakan tugas soalnya mengerjakan tugas daring di rumah, nantinya bosen dan gabut ya. Numpang wifi sambil santai biar di rumah gak bosen," jelas Siswi SMA Islam Dawarblandong, Dewi Rosita.

"Keberatan kalau sekolah libur, gak bisa ketemu teman-teman di rumah bosen, paket internet mahal, ndak ada pemasukan, pengeluaran banyak," jelasnya lagi.

Karena berada di warung kopi, mereka terpaksa bercampur dengan pengunjung warung dewasa yang biasanya minum kopi dan merokok. Selain itu, terkadang warung kopi juga tidak menjalankan protokol kesehatan.

"Ada sekitar 8-9 anak SD SMP gitu setiap hari, enggak sampai sore, kalau anak kuliah malam-malam tempatnya juga enak, wifi gratis ya sudah sejak sebelum corona,' jelas Pemilik Warung, Umiyati.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini