Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kekasihnya Diduga Bunuh Diri, Pacar Editor Metro TV Angkat Suara

Hambali, Jurnalis · Sabtu 25 Juli 2020 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 25 620 2252019 kekasihnya-diduga-bunuh-diri-pacar-editor-metro-tv-angkat-suara-cQzazhb46c.jpg Suci Fitri Rohma saat mengaji di dekat jenazah kekasihnya. Foto: Istimewa

TANGERANG SELATAN - Pihak kepolisian menduga editor Metro TV Yodi Prabowo tewas karena bunuh diri. Bahkan polisi menyebut terdapat kandungan narkoba berupa zat amfetamin dalam tubuh korban.

Pacar Yodi, Suci Fitri Rohmah (24) akan suara mengenai hal ini. Ia mengatakan kekasihnya tersebut merupakan sosok pria yang baik sehingga tak mungkin mengonsumsi narkoba.

"Dia orangnya nggak suka yang begitu-begitu," tutur Suci singkat saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (25/7/2020).

Suci pun enggan menjelaskan lebih lanjut soal hasil penyelidikan yang dirilis kepolisian pagi tadi. Dia pun lantas menutup sambungan telefon. Intonasi suaranya yang kecil dan terbata-bata seolah menunjukkan, jika Suci memang masih syok sepeninggal Yodi.

Sementara Suwandi yang merupakan ayah almarhum Yodi mengatakan, banyak kejanggalan yang belum dijelaskan pihak kepolisian soal kematian putra tertuanya itu.

Namun begitu, Suwandi mengucap rasa terimakasih karena polisi telah berusaha maksimal melakukan penyelidikan.

"Saya sampaikan kepada pihak kepolisian, terima kasih sebesar-besarnya yang telah menyelidiki tentang kasus kematian anak saya. Dan barusan saya juga mengikuti press rilis dari Kabid Humas dan jajaranya dan menyimpulkan bahwa anak saya diduga bunuh diri,” ucapnya.

Baca Juga:  Ayah Editor Metro TV Tidak Terima Anaknya Disebut Konsumsi Narkoba

“Tapi saya sebagai orangtua terus terang kecewa dengan kesimpulan itu, karena nggak mungkin anak saya bunuh diri," jelasnya ditemui di kediaman, Jalan Alle Raya, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan, berdasarkan hasil penyidikan, diduga editor Metro TV Yodi Prabowo mengonsumsi amfetamin sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Baca Juga: Ayah Editor Metro TV Emosi Anaknya Disebut Diduga Bunuh Diri 

Dengan mengonsumsi amfetamin, yang bersangkutan memiliki keberanian melakukan aksi bunuh diri di tempat sepi sepulang kerja dan dengan cara melukai dirinya menggunakan pisau.

"Dari ahli yang kami periksa kalau sudah positif amfetamin berarti dia mengonsumsi. Lalu efeknya? Meningkatkan keberanian yang luar biasa, maka itu jangan bandingkan pemikiran orang normal dengan orang tak normal karena tak nyambung ini," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Berdasarkan keterangan ahli juga diketahui seseorang memungkinkan melukai dirinya sendiri, apalagi dalam pengaruh amfetamin. Itu semua bisa diketahui dari luka-luka yang ada di tubuh Yodi.

"Ini juga dasarnya dari ahli, setiap orang yang bunuh diri dengan senjata tajam akan selalu ada bukti permulaan dan luka percobaannya, dicoba-coba dahulu. Itu berkaitan dengan hasil forensik luka di tubuh korban," kata Tubagus.

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini