Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang F1 GP Inggris 2020, Bottas Berharap Dapat Perlakuan Berbeda

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 620 2255726 jelang-f1-gp-inggris-2020-bottas-berharap-dapat-perlakuan-berbeda-ilJCWtVwwh.JPG Valtteri Bottas berharap dapat strategi berbeda (Foto: Mercedes AMG Petronas)

SILVERSTONE – Mercedes AMG Petronas kembali menguasai dua baris terdepan pada Kualifikasi Formula One (F1) GP Inggris 2020, Sabtu 1 Agustus malam WIB. Salah satu pembalapnya, Valtteri Bottas, berharap diizinkan memakai strategi berbeda saat lomba.

Start dari dua baris terdepan itu merupakan yang ke-66 bagi Mercedes AMG Petronas sepanjang keikutsertaan di F1. Tim yang kini memakai mobil berwarna hitam itu memang mendominasi ajang balap jet darat sejak era mesin hibrida pada 2014.

Dominasi itu mengantarkan Lewis Hamilton meraih lima gelar juara dunia dalam enam musim terakhir. Satu-satunya kegagalan, terjadi pada F1 2016, di mana dirinya dikalahkan rekan setim, Nico Rosberg. Harapan serupa kini ada di pundak Valtteri Bottas, yang menjadi suksesor pembalap asal Jerman itu.

Baca juga: Hasil Kualifikasi F1 GP Inggris 2020, Lewis Hamilton Jadi yang Tercepat

Valtteri Bottas berharap dapat strategi pitstop berbeda (Foto: Mercedes AMG Petronas)

Sayangnya, Mercedes AMG Petronas kerap mendahulukan kepentingan Lewis Hamilton saat balapan. Padahal, tim berulang kali menyatakan keduanya dipersilakan saling bertarung di lintasan. Situasi yang sama diperkirakan bakal terulang pada F1 GP Inggris 2020 di Sirkuit Silverstone.

Valtteri Bottas tentu berharap tim bakal menerapkan variasi pada strategi balap. Dengan begitu, pembalap asal Finlandia tersebut dapat memberikan perlawanan kepada Lewis Hamilton yang start dari posisi terdepan.

“Tentu saja saya akan mencoba segalanya karena posisi kami sangat dekat di klasemen. Kami akan bekerja keras untuk melihat apa yang bisa saya lakukan, atau ada hal berbeda yang bisa dicoba,” terang Valtteri Bottas, seperti dimuat Crash, Minggu (2/8/2020).

Pembalap berusia 30 tahun itu mengakui, Mercedes memiliki filosofi tersendiri terkait strategi balap. Mobil yang berada dalam situasi lebih baik dibandingkan rekan setim, dapat memilih strategi yang diinginkan. Namun, ia berharap ada sedikit perubahan.

“Ya, kami memang memiliki filosofi tertentu dan biasanya mobil di depan dapat memilih strategi serta mendapat prioritas, dan itu cukup adil. Namun, Anda tidak pernah tahu. Bisa saja terjadi balapan yang berbeda seperti tahun lalu,” imbuh pria kelahiran Nastola itu.

Strategi yang dimaksud Valtteri Bottas adalah pit stop. Pada F1 2019 di Sirkuit Silverstone, Mercedes hanya meminta Lewis Hamilton sekali masuk pit stop. Sementara itu, Valtteri Bottas harus dua kali masuk pit untuk melakukan pergantian ban.

Dengan posisi start Lewis Hamilton yang lebih baik, pembalap asal Inggris itu dipastikan bebas memilih strategi. Sementara Bottas harus mengikuti atau paling tidak menerima apapun strategi dari tim terkait kapan pergantian ban.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini