Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Pasien Covid-19 Pertama di Dunia Berhasil Jalani Transplantasi Kedua Paru-Paru

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 620 2260071 kisah-pasien-covid-19-pertama-di-dunia-berhasil-jalani-transplantasi-kedua-paru-paru-axQKJfqqSV.jpg Mayra Ramirez. (Foto

MAYRA Ramirez mengaku hidupnya bak mimpi buruk dalam beberapa waktu. Bagaimana tidak? Dia telah mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah: tidak keluar rumah, pakai masker serta rajin cuci tangan tapi nyatanya tetap terinfeksi Covid-19.

Hal itu membuat dirinya bingung. Bahkan, Mayra Ramirez harus menjalani pengobatan intensif di rumah sakit karena kondisi infeksi akibat Covid-19 semakin parah.

Ya, virus corona menyerang paru-parunya dengan sangat cepat. Bahkan, menurut Mayra, kejadian itu seperti hanya dalam kedipan mata. "Saya hanya ingat kalau saya tengah tidur di ruang gawat darurat RS Northwestern Memorial pada 26 April dan dalam beberapa menit, saya tertidur panjang dan alami mimpi buruk," ungkapnya pada CNN, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: Besok Suntik Perdana Uji Klinis Vaksin Covid-19, Menkes Terawan Sambangi Unpad

corona

Mayra menambahkan, dalam mimpi buruk yang dia alami, semuanya kebanyakan berkaitan dengan kesulitan bernapas. Dia pun mengetahui bahwa paru-parunya rusak parah secara permanen dan organ tubuh lainnya mulai gagal bekerja.

Dalam enam minggu, Mayra mesti bersahabat dengan ventilator. Karena kondisinya semakin buruk, pihak rumah sakit pun meminta keluarga Mayra di North Carolina terbang ke rumah sakit tempat Mayra dirawat.

Upaya itu dilakukan pihak rumah sakit karena harapan Mayra sembuh sangat kecil. Jadi, pihak rumah sakit ingin Mayra mengembuskan napas terakhir di kelilingi keluarganya.

Namun, pihak rumah sakit melihat adanya harapan. Ya, satu-satunya cara yang bisa ditempuh Mayra dari mimpi buruknya itu adalah transplantasi ganda paru-parunya dalam kondisi terinfeksi Covid-19.

"Tanpa transplantasi, dia tak akan berhasil," ungkap Dr. Ankit Bharat, Kepala Bedah Toraks di Northwestern Medicine, Chicago. Tindakan itu, sambungnya, diperlukan Mayra karena tubuhnya sudah mengalami komplikasi penyakit serius.

Fakta bahwa dia masih muda dan sebelumnya sehat, kata dr Ankit, membuatnya menjadi kandidat yang baik untuk prosedur langka tersebut. Prosedur transplantasi paru-paru pun dilakukan dan berhasil.

"Saya bisa melihat diri saya, tapi saya tidak bisa mengenali tubuh saya sendiri," kata Ramirez, setelah terbangun usai jalani operasi kedua paru-parunya. "Saya tidak bisa bicara, bahkan tidak bisa mengangkat satu jari pun. Saya tidak bisa bergerak. Saya sangat kesakitan dan bingung."

Berkat prosedur yang dijalani, Mayra ditetapkan sebagai orang Amerika pertama di dunia yang berhasil jalani transplantasi paru-paru dalam kondisi terinfeksi Covid-19. Karena keberhasilan itu juga Mayra dinyatakan negatif Covid-19 sekarang.

"Mayra Ramirez menjadi orang Amerika pertama yang menjalani prosedur transplantasi kedua paru-parunya dan berhasil berjuang melawan virus corona," tulis rilis berita dari Northwestern Medicine.

Baca Juga: Seruput Manja Kelapa Muda di Pantai, Pose Nia Ramadhani Aduhai Sayang

Sekarang sudah hampir dua bulan sejak operasi dan dia pulih di rumah. Mayra bilang dia masih lemah dan berjuang untuk bernapas. Dia merupakan salah seorang dari lebih dari 4,6 juta warga Amerika yang terinfeksi virus corona. Sedikitnya 154.860 orang tewas.

Dalam pernyataan penutupnya, Mayra menjelaskan bahwa jangan pernah menganggap virus corona itu tidak ada dan bermain-main dengan virus ini. "Kondisi inj bukan tipuan," katanya. "Virus ini nyata, dan sudah terjadi pada saya."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini