Berdasarkan pertandingan final itu, Rohr menyebut Bayern lebih baik daripada PSG. Meski begitu, ia menghargai perjuangan pasukan Thomas Tuchel yang berjuang hingga menit terakhir demi kemenangan.
“Itu adalah pertandingan yang bagus, final yang menegangkan dengan dua tim yang secara teknis berada di level teratas. Dengan Bayern yang tampil sesuai dengan filosofinya, memiliki bola, penguasaan bola, dan peluang serta berhasil membuat gol, berkat kipernya (Manuel Neuer) menjaga clean sheetnya,” kata Rohr, mengutip dari Goal International, Selasa (25/8/2020).
“Tim terbaik menang. Paris Saint-Germain mencoba hingga titik akhir dan itu tidak konyol sama sekali. Jelas, saya senang, sebagai mantan pemain Bayern, melihat teman saya Hansi Flick (Pelatih Bayern) diberi penghargaan dan mampu mengangkat trofi. Saya pikir itu memang pantas,” tuturnya.
Bayern kini menempati posisi ketiga dalam daftar tim pengoleksi trofi Liga Champions terbanyak. Bayern berbagi tempat dengan Liverpool yang sama-sama mengoleksi enam trofi The Big Ears –julukan trofi Liga Champions. Die Roten hanya kalah dari AC Milan (tujuh trofi) dan Real Madrid (13 trofi).
Follow Berita Okezone di Google News
(fmh)








