Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Transaksi Emas Selama Corona Naik, Begini Pergerakannya

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 620 2268194 transaksi-emas-selama-corona-naik-begini-pergerakannya-fhqfyQqoTb.jpeg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Pada masa pandemi virus corona, sebagian besar investor memilih untuk berinvestasi di aset yang aman. Salah satu yang menjadi favorit untuk berinvestasi adalah emas.

Pimpinan Cabang PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta Dikki Soetopo mengatakan total volume transaksi PT Solid Gold Berjangka, khususnya cabang Jakarta dari Januari hingga Juli 2020 ini mengalami pertumbuhan 30%. Menjadi 60.797 lot dibandingkan tahun 2019 pada posisi yang sama.

Baca Juga: Harga Emas Turun karena Optimisme Perdagangan AS-China

"Karenanya kami tetap optimis bahwa target volume transaksi sebesar 100.000 lot dan 600 nasabah baru akan tetap terkejar meskipun dalam kondisi pandemi seperti sekarang," ujarnya dalam diskusi virtual, dikutip Kamis (27/8/2020)

Dikki menambahkan, ke depannya emas masih akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk berinvestasi. Mengingat harga emas diprediksi masih akan terus naik dan mencetak rekor lagi hingga akhir tahun nanti.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Ceban dalam 3 Hari

Berita lonjakan harga emas turut mengedukasi masyarakat bahwa ada alternatif investasi logam mulai dalam bentuk kontrak berjangka. Investasi ini berpeluang lebih menguntungkan dengan syarat manajemen risiko yang terjaga.

Apalagi di tengah situasi pandemi yang membuat kondisi perekonomian global masih diselimuti ketidakpastian. Emas sebagai investasi yang aman bisa menjadi alternatif.

Ditambah lagi, aksi para pelaku pasar terhadap kenaikan harga emas juga masih berlanjut. Salah satu contohnya adalah aksi Warren Buffet yang memborong emas menjadi sinyal bahwa perburuan terhadap aset safe heaven belum usai

"Di tengah situasi pandemi, peluang investasi menjadi sangat menarik karena sifatnya yang safe heaven. Artinya memiliki nilai yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi yang diakibatkan berbagai faktor," jelasnya.

Sebagai informasi, Harga emas diperkirakan masih akan terus mencetak rekor hingga akhir tahun 2020 ini. Diperkirakan harga emas dunia masih akan menembus USD2.100 per troy ons atau sekitar Rp30,8 juta per troy ons (mengacu kurs Rp14.600 per USD).

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah di angka USD2.072.60 per troy ons atau sekitar Rp30,4 juta per troy per ons. Namun pada Senin lalu, harga emas mengakhiri momen kenaikannya dengan saat ini angkanya berada di kisaran USD1900 per troy ons atau sekitar Rp27,8 juta per troy ons.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini