Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pecahkan Rekor Transfer Klub, Chelsea Disebut Wajar Bayar Tinggi untuk Havertz

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 04:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 620 2270562 pecahkan-rekor-transfer-klub-chelsea-disebut-wajar-bayar-tinggi-untuk-havertz-98wEyf1ECc.jpeg Kai Havertz selangkah lagi berseragam Chelsea (Foto: Twitter/KaiHavertz29)

LEVERKUSEN – Rencana Chelsea untuk mendatangkan penyerang muda Bayer Leverkusen, Kai Havertz, akan terjadi dalam waktu dekat. Die Warkself -julukan Leverkusen- kabarnya hanya ingin melepas sang pemain dengan harga tinggi.

Sebelumnya diketahui kalau manajemen Leverkusen membanderol Havertz di angka 90 juta euro atau sekira Rp1,58 triliun. Sementara tawaran terakhir Chelsea untuk striker 21 tahun itu adalah senilai 70 juta euro (Rp1,23 triliun).

Angka tersebut menjadikan Havertz sebagai pemain termahal yang pernah di datangkan Chelsea. Sebelumnya, rekor pemain termahal klub dipegang Kepa Arrizabalaga saat didatangkan dari Athletic Bilbao pada bursa transfer musim panas 2018 kemarin.

Mantan petinggi Leverkusen, Tayfun Korkut, menilai adalah sebuah hal yang wajar jika Leverkusen memasang banderol tinggi untuk sang pemain. Menurutnya, angka tersebut memang layak untuk pemain sekelas Havertz.

Baca juga: Pelatih Leverkusen Benarkan Kepergian Kai Havertz Musim Panas Ini

Meski namanya belum seterkenal Kyliann Mbappe, Erling Haaland atau pemain muda lain, Korkut meyakini Havertz punya potensi untuk mencapai titik tersebut.

“Kekuatan mental jadi salah satu keistimewaan yang dia (Havertz) miliki. Anda bisa melihatnya sendiri ketika dia bermain di lapangan,” ujar Korkut, seperti dilansir dari laman Goal International, Selasa (1/9/2020)

“Anda tidak akan melihat perbedaan dalam dirinya apakah dia bermain melawan Ingolstadt (sebuah klub di kota Bayern) atau Real Madrid, apakah dia bermain untuk menghindari degradasi atau memenangkan kejuaraan. Dia akan selalu bermain sama dan di level yang tinggi,” lanjutnya.

“Bahkan di usia 17, dia tidak mengalami pasang surut. Ini bukan tentang pelatih yang berani, ini tentang pemainnya. Dia memberi saya perasaan bahwa dia bisa memainkan pertandingan besar itu dan dia bisa,” sambung Korkut.

“Dia memiliki kekuatan mental yang luar biasa. Saya tidak tahu apakah itu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris tetapi dia seperti manusia es. Mental yang sangat luar biasa,” tambahnya.

“Saat Anda mengawasinya sekarang, Anda tidak tahu apakah dia berada di bawah tekanan. Saya tidak tahu apa yang dia rasakan di dalam tetapi dia tidak menunjukkannya dan itu adalah kualitas yang penting jika Anda ingin menjadi salah satu yang terbaik,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini