Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bekuk Anthony, Jonatan Puas Strateginya Bekerja dengan Baik

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 620 2270859 bekuk-anthony-jonatan-puas-strateginya-bekerja-dengan-baik-4cFF5pO9qw.jpg Jonatan Christie puas bisa taklukkan Anthony Ginting (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sangat puas dengan kemenangan atas Anthony Sinisuka Ginting pada Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020, Selasa (1/9/2020) pagi WIB. Sebab, strateginya berjalan dengan baik.

Kemenangan atas wakil Tim Garuda itu diraih Jojo dengan susah payah. Jonatan memang berhasil merebut set pertama dengan kemenangan 21-17. Pada set pertama itu, Anthony Ginting sempat memberikan perlawanan ketat jelang interval.

Jojo sebetulnya sempat unggul telak 10-4. Namun, Anthony Ginting bangkit dan memetik tujuh poin secara beruntun untuk berbalik unggul 10-11 saat interval pertama. Untungnya, Jonatan kembali mendapatkan momentum sehingga menang.

Baca juga: Tim Rajawali Bantai Garuda 4-1 pada Hari Pertama Simulasi Piala Thomas 2020

Anthony Ginting takluk dari Jonatan Christie (Foto: PBSI)

Pada set kedua, giliran Anthony Ginting yang bangkit. Pemuda kelahiran Cimahi, Jawa Barat, itu sempat memimpin jauh dengan skor 4-8. Kali ini, set kedua menjadi milik Anthony Ginting dengan skor identik 17-21. Pertandingan harus diselesaikan lewat rubber game.

Di set penentuan, Jojo kembali mengeluarkan penampilan impresif. Ia sukses mengunci permainan lawan dengan menerapkan pertahanan ketat. Hal itu membuat Anthony Ginting gagal mengembangkan permainan dengan nyaman.

“Saya sudah persiapkan dari fisik dan strategi, karena kalau sudah capek, beda lagi strateginya. Dari awal sampai poin 11, adalah poin yang sangat penting,” papar Jonatan Christie, disitat dari laman resmi PBSI, Selasa (1/9/2020).

Pria berusia 22 tahun itu mengakui Anthony Ginting memiliki serangan yang bagus dengan pukulan mematikan. Beruntung, pertahanan Jojo pada pertandingan itu cukup kuat sehingga sulit ditembus oleh Anthony. Karena hal itu, sang lawan malah menjadi tidak percaya diri.

“Kita semua tahu Anthony punya serangan yang bagus dan pukulan mematikan. Kalau strategi, saya harus lebih siap bertahan. Kalau pertahanan tembus, Anthony jadi percaya diri, malah saya yang tidak percaya diri nantinya,” imbuh Jonatan Christie.

Kemenangan Jojo itu membuat langkah Tim Rajawali semakin ringan untuk menaklukkan Garuda pada hari pertama Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020. Tim Rajawali akhirnya menang telak dengan skor 4-1. Satu-satunya poin Tim Garuda disumbangkan pada partai terakhir oleh Syabda Belawan.

Sebagaimana diketahui, Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 digelar oleh PBSI sebagai ajang pemanasan. Turnamen ini memakai format setengah kompetisi di mana semua tim akan saling berhadapan. Pemuncak klasemen nantinya keluar sebagai juara. Tim putra yang akan turun pada Piala Thomas diberi giliran pertama tampil pada 1-2 September 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini