Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menag: Kalau Ada Covid-19 di Pesantren Segera Lapor, Biar Kami Bantu

Selasa 01 September 2020 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 620 2271025 menag-kalau-ada-covid-19-di-pesantren-segera-lapor-biar-kami-bantu-cCPjzYlr1F.jpg Menag Fachrul Razi (Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi meminta pengurus pondok pesantren yang menemukan kasus Covid-19 di lingkungannya untuk melaporkan kasus tersebut ke Kementerian Agama.

Hal ini disampaikan Menag menanggapi pemberitaan bahwa terdapat pondok pesantren yang menjadi klaster baru Covid-19.

“Belakangan kami melihat ada beberapa pesantren yang terkena, kami anjurkan kepada mereka agar jangan diam-diam saja. Kalau ada yang terkena atau menjadi kluster segera lapor ke Kementerian Agama. Segera akan kami datangi dan bantu,” kata Menag di Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Baca juga: Santri Pesantren Darussalam Bayuwangi Positif Covid-19 Bertambah Jadi 622 Orang

Kementerian Agama menurut Menag juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat bila memperoleh laporan adanya kluster Covid-19 di pesantren.

“Kami akan bantu apa saja yang kami bisa. Misalnya dari mulai obat-obatan, disinfeksi lingkungan pondok pesantren, atau membantu dana, hingga berkoordinasi untuk menurunkan tim kesehatan ke sana,” tuturnya seperti dikutip dari laman Kemenag.

“Jadi, kalau ada yang positif (Covid-19), jangan diam-diam saja. Segera lapor, sehingga bisa segera kita atasi. Pasti pemerintah akan membantu,” imbuhnya.

Menag menyampaikan, sebelumnya Kementerian Agama telah menyampaikan empat syarat utama yang harus dipenuhi pesantren bila ingin mulai melakukan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: 1.389 Santri Baru Pesantren Tebuireng Dikarantina 14 Hari Sebelum Masuk Asrama

“Pertama, lingkungan madrasah/pesantren aman Covid. Kedua, guru atau ustadz nya aman covid. Ketiga, santrinya aman Covid, dan keempat selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujar Menag.

“Bila menerapkan empat hal tersebut, insyaAllah semuanya akan aman. Ini sudah dilakukan oleh banyak pesantren kita,” kata Menag.

Saat ini, Kementerian Agama juga melakukan sinergi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19. Salah satunya yang dilakukan Kanwil Kemenag Jawa Timur untuk mengatasi kluster Pondok Pesantren Darussalam, Banyuwangi.

Bersama dengan GTTP dan masyarakat, Kanwil Kemenag Jawa Timur melakukan sejumlah upaya, antara lain menyiapkan tempat isolasi, menurunkan tim kesehatan, disinfeksi, dan trauma healing, hingga mendirikan dapur umum untuk mencukupi kebutuhan para santri selama menjalani masa karantina 14 hari.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini