Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ranieri Merasa Aneh Bakal Baptis Pirlo sebagai Pelatih

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 620 2272006 ranieri-merasa-aneh-bakal-baptis-pirlo-sebagai-pelatih-aMvMLlN7do.jpg Andrea Pirlo akan diuji Claudio Ranieri (Foto: Juventus)

SAMPDORIA – Jadwal Liga Italia 2020-2021 akhirnya resmi dirilis. Sang juara bertahan, Juventus, akan mengawali petualangannya dengan menjamu Sampdoria di Stadion Allianz, Turin, pada pekan ketiga September 2020. Itu sekaligus akan menjadi debut profesional Andrea Pirlo sebagai pelatih.

Seperti diberitakan, Andrea Pirlo ditunjuk Manajemen Juventus untuk melatih Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pada 8 Agustus 2020. Ia diikat kontrak dua tahun dengan harapan dapat melanjutkan dominasi Bianconeri di Italia sekaligus membawa klub berjaya di Eropa.

Laga melawan Sampdoria akan menjadi ujian pertama ketangkasan Andrea Pirlo sebagai pelatih. Tentu pria asal Italia itu menginginkan kemenangan pada laga perdananya. Start yang mulus menjadi kunci guna menjuarai Liga Italia untuk kesepuluh kali secara beruntun.

Baca juga: Juventus Bantu Barcelona Bayar Sisa Gaji Luis Suarez

Andrea Pirlo memberi arahan kepada skuad Juventus (Foto: Juventus)

Juru taktik Il Samp, Claudio Ranieri, merasa aneh karena akan menjadi lawan profesional pertama Andrea Pirlo sebagai pelatih. Walau begitu, ia berharap juniornya yang berusia 41 tahun tersebut akan sukses di Juventus.

“Rasanya aneh membaptis Andrea Pirlo sebagai pelatih. Rasanya, dia baru pensiun sebagai pemain kemarin. Ia punya tanggung jawab besar di pundaknya, tetapi juga sebuah kenikmatan tersendiri melihat seorang juara memimpin pemain-pemain juara lainnya,” papar Claudio Ranieri, dikutip dari Football Italia, Kamis (3/9/2020).

“Saya yakin dia akan bekerja dengan bagus. Bagi kami, jelas ini akan menjadi pertandingan pertama yang sulit. Namun, kami akan berusaha maksimal dan berharap dapat melanjutkan apa yang kami lakukan musim lalu. Hal terpenting adalah kami menjalani start yang bagus,” tukas The Tinkerman.

Claudio Ranieri bukan lah sosok yang asing bagi Juventus. Pria berusia 68 tahun itu pernah menjadi pelatih Juventus pada rentang 2007-2009. Sayangnya, ia gagal mempersembahkan satu trofi ke lemari Juventus selama masa baktinya.

Hal tersebut tentu tidak ingin diulangi Andrea Pirlo pada kesempatan pertamanya mengasuh Si Nyonya Tua. Sebab, trofi juga bukan ukuran sukses sebagai pelatih Juventus, apalagi jika dirinya gagal mempersembahkan piala.

Tiga pelatih terakhir Juventus bahkan selalu memberikan trofi sebelum dicopot dari jabatannya. Antonio Conte, Massimiliano Allegri, dan Maurizio Sarri masing-masing memberikan satu scudetto pada musim terakhirnya bersama klub, tetapi kemudian dipecat.

Walau akan mendampingi tim dari pinggir lapangan, Andrea Pirlo belum memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro sebagai syarat melatih tim-tim Serie A. Ia masih harus mengumpulkan tesis pada Oktober 2020 guna mendapat lisensi tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini