Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepa Arrizbalaga Disebut sebagai Pemain Paling Flop dalam Sejarah Chelsea

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 620 2281598 kepa-arrizbalaga-disebut-sebagai-pemain-paling-flop-dalam-sejarah-chelsea-N5pQgDLVT2.jpg Kepa Arrizabalaga (Foto: Twitter Chelsea)

LONDON – Penjaga gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menjadi sorotan usai melakukan blunder di pertandingan melawan Liverpool di matchday kedua Liga Inggris 2020-2021. Hal itu tak ayal membuat Chelsea dengan skor 0-2 di Stamford Bridge.

Chelsea menjadi perbincangan karena ia sudah cukup sering melakukan blunder. Masalahnya, Kepa mengemban status sebagai penjaga gawang termahal di dunia. Pada musim panas 2018, The Blues menebus Kepa dengan mahar 71,6 juta pounds atau sekira Rp1,4 triliun dari Athletic Bilbao.

Sebenarnya bukan kali ini saja Chelsea membeli pemain dengan harga mahal namun gagal menampilkan performa bagus. Sebelumnya, mereka pernah memboyong Andriy Shevchenko pada 2006 dengan harga 30 juta pounds, serta Fernando Torres pada 2011 dengan tebusan 50 juta pounds.

Baca juga: AC Milan Lanjutkan Tren Kemenangan, Pioli: Kami Harus Ambisius!

Fernando Torres

Kedua pemain itu dianggap flop karena tidak bisa memberikan kontribusi dengan yang diharapkan. Meski begitu, mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton, menilai bahwa Kepa adalah yang paling flop dari semuanya. Sebab, sejak awal bergabung hingga sekarang, Kepa tak pernah membuktikan bahwa dirinya layak berada di Chelsea.

“Kepa Arrizabalaga merugikan Chelsea 71,6 juta pounds pada 2018, tetapi tidak pernah terbukti layak menjadi penjaga gawang termahal di dunia. Saat melakukan blunder (di laga kontra Liverpool), ia semakin membuktikan dirinya sebagai perekrutan terburuk Chelsea di era Liga Premier,” ujar Sutton, menyadur dari Goal, Selasa (22/9/2020).

"Anda juga dapat menamai Fernando Torres dengan harga 50 juta pounds. Andriy Shevchenko juga seharga 30 juta pounds. Tapi Kepa pasti mengalahkan semuanya. Gol Sadio Mane mengartikan bahwa dia telah kebobolan 11 kali dari 16 tembakan terakhir yang dia hadapi,” lanjutnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini