Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waduh, Uji Coba Vaksin Covid-19 Terhenti Usai Efek Samping Kelumpuhan Dilaporkan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 620 2281676 waduh-uji-coba-vaksin-covid-19-terhenti-usai-efek-samping-kelumpuhan-dilaporkan-7CQJeG3GjZ.jpg Uji coba vaksin Covid-19 (Foto: Freepik)

Uji coba vaksin Covid-19 pada manusia yang dikembangkan Oxford dihentikan sementara setelah seorang peserta menderita kondisi neurologis langka, menurut dokumen yang bocor.

Laporan AstraZeneca, yang dilihat CNN, menunjukkan bahwa keputusan untuk menghentikan sementara uji coba pada awal September dilakukan setelah seorang wanita sehat berusia 37 tahun yang sebelumnya menerima dua dosis vaksin mengembangkan kondisi myelitis transversal atau peradangan pada sumsum tulang belakang yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

 uji coba vaksin

Relawan asal Inggris yang tak diketahui identitasnya tersebut diberikan suntikan pada Juni dan Agustus. Namun kemudian dia dirawat di rumah sakit setelah gejala buruk mulai terjadi di tubuhnya.

Menurut laporan Daily Mail, gejala tersebut ialah kesulitan berjalan, nyeri, dan kelemahan di lengannya. Ia pun mengeluhkan sakit kepala setelah tersandung saat berlari pada September.

 Baca juga: Potret Gisel 'Main' Kucing Tertawa Bahagia, Gemas Banget!

Dikutip dari The Week, laporan internal AstraZeneca itu mengungkapkan kalau vaksin yang diuji cobakan tersebut diberi nama AZD 1222. Uji coba vaksin Covid-19 telah dihentikan sebelumnya setelah peserta lain mengeluhkan kondisi myelitis transversal.

"Penghentian sementara uji coba pertama itu dilakukan pada Juli namun tidak dijelaskan alasannya apa kepada publik dan uji coba dimulai kembali setelah relawan tersebut dipastikan menderita multiple sclerosis atau suatu kondisi yang dapat menyebabkan reaksi neurologis yang sama," ungkap The Telegraph.

Penundaan uji coba ini dilakukan hanya di Amerika Serikat. Sementara itu, di Inggris, Brasil, India, dan Afrika Selatan tetap berjalan.

"Kekhawatiran seputar efek samping neurologis dari vaksin sangat sensitif di AS," tulis The Telegraph. Hal ini menyangkut pengalaman AS sebelumnya, yaitu pengujian vaksin influenza darurat (1976) yang menyebabkan 450 kasus, 30 di antaranya berakibat fatal seperti sindrom Gullain-Barre yang juga menyebabkan peradangan pada sumsum tulang belakang.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan National Institutes of Health (NIH) diketahui berusaha mencari tahu apa yang menyebabkan kasus myelitis transversal terjadi dalam uji coba vaksin Covid-19 Oxford, sebelum memberikan lampu hijau untuk melanjutkan pengujian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini