Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Indonesia Menuju Resesi, Nomor 3 Peringatan Keras

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 620 2283858 5-fakta-indonesia-menuju-resesi-nomor-3-peringatan-keras-4hgth6M8Iw.jpeg Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

3. Resesi Bisa Berlanjut

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira meminta pemerintah untuk fokus terhadap penanganan wabah. Sebab, solusi terbaik agar resesi tak berlanjut ke tahun 2021, yaitu dengan menekan angka kenaikan kasus baru Covid-19 di Tanah Air.

“Jadi kalau penanganan bagus, kita akan bisa rebound lagi lebih cepat. Kita tidak melanjutkan lagi resesi di tahun 2021,” kata Bhima.

4. Ekonomi 2020 Minus 1,7%

Kemenkeu merevisi perkiraan angka pertumbuhan ekonomi tahun 2020. Di mana, awalnya minus 1,1% hingga positif 0,2% menjadi minus 1,7% sampai minus 0,6%.

Hal ini seiring dengan virus covid-19 masih menekan ekonomi Indonesia hingga 2020. Kalkulasinya, ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 sebesar 2,97% dan kuartal II-2020 minus 5,32%.

5. Semua Negara Resesi

Sri Mulyani memproyeksi semua negara akan mengalami resesi. Sri Mulyani mengatakan pandemi covid-19 memberikan tekanan terhadap ekonomi semua negara. Dampak dari pandemi ini membuat ekonomi di seluruh negara mengalami penurunan.

“Seperti negara Eropa, Italia, Prancis sudah negatif. Jadi kalau kuartal ketiga forecast negatif mereka bisa tiga kuartal berturut-turut negatif. Spanyol, UK, dan juga negara ASEAN di sekitar kita Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand diperkirakan kuartal ketiga masih akan mengalami tekanan kontraksi yang cukup dalam," ujar Sri Mulyani.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini