Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Martial Dikartu Merah, Solskjaer: Lamela Mungkin Butuh Operasi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2020 06:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 620 2288410 martial-dikartu-merah-solskjaer-lamela-mungkin-butuh-operasi-zx7PDuRIb8.jpg Insiden kartu merah di laga Man United vs Tottenham Hotspur (Foto: Premier League)

MANCHESTER – Insiden kartu merah yang menimpa Anthony Martial pada laga Manchester United vs Tottenham Hotspur cukup disesalkan. Sebab, pria asal Prancis itu hanya bereaksi spontan atas apa yang dilakukan Erik Lamela terlebih dahulu.

Berkurangnya satu pemain membuat Man United kemudian menjadi bulan-bulanan Tottenham Hotspur. Betapa tidak, sebelum Anthony Martial diusir keluar pada menit 30, Setan Merah masih dalam keadaan tertinggal 1-2.

Semenit setelah penyerang berusia 24 tahun itu keluar, Man United dibobol Harry Kane. Total, Si Lili Putih memaksa David de Gea enam kali memungut bola dari gawangnya pada pertandingan yang digelar di Stadion Old Trafford, Minggu 4 Oktober malam WIB itu.

Baca juga: Dijebol Tottenham 6 Kali, Solskjaer Butuh Bek Tengah Baru?

Son Heung-min menari gembira (Foto: Twitter/@OptaJoe)

Manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer, memang tidak menjadikan kartu merah itu sebagai alasan kekalahan. Namun, ia tetap menyayangkannya. Anthony Martial diminta lebih dewasa dalam menyikapi provokasi di lapangan. Tak lupa, Solskjaer menyerang Erik Lamela.

“Tidak ada alasan. Namun, mungkin anak itu (Lamela) butuh operasi di tenggorokannya. Itu adalah reaksi yang buruk dari Anthony. Tidak ada alasan karena itu bukan penyebab kekalahan,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari laman resmi Man United, Senin (5/10/2020).

“Jika (Lamela) itu adalah salah satu pemain saya, mungkin dia sudah saya gantung karena jatuh dengan mudah seperti itu. Jika Anthony terjatuh, maka hasilnya pasti berbeda. Namun, dia (Martial) tidak boleh bereaksi seperti itu,” tutup pria berusia 47 tahun itu.

Pendapat Ole Gunnar Solskjaer ada benarnya. Sebab, insiden diawali dari ayunan tangan Erik Lamela yang mendarat di wajah Anthony Martial. Merasa tidak terima, eks pemain AS Monaco itu melakukan gestur seperti hendak mencekik lawan.

Dalam tayangan ulang, terlihat tangan Anthony Martial sama sekali tidak mencekik atau memukul leher Erik Lamela. Aksi teatrikal pemain asal Argentina itu, ditambah dengan keinginan Anthony Martial menyakiti lawan, sudah cukup menjadi pertimbangan bagi wasit Anthony Taylor untuk mencabut kartu merah.

Erik Lamela sendiri tidak luput dari hukuman. Namun, ia hanya menerima kartu kuning dari kantung wasit Anthony Taylor. Bahkan, Erik Lamela ditarik keluar oleh Manajer Jose Mourinho pada awal babak kedua. Hal itu dilakukan guna menghindari kartu kuning kedua yang berbuah kartu merah.

Apa pun perkataan Ole Gunnar Solskjaer, hasil akhir laga tetap tidak berubah. Man United menelan kekalahan 1-6 untuk yang kedua kalinya dalam satu dekade terakhir. Sebelum laga semalam, Iblis Merah pernah dihancurkan Man City dengan skor serupa di ajang Liga Inggris 2011-2012.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini