Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petrucci Senasib dengan Marquez, Sama-Sama Dibuang oleh Tim Pabrikan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 620 2293025 petrucci-senasib-dengan-marquez-sama-sama-dibuang-oleh-tim-pabrikan-ygOXterdS8.jpg Pol, Petrucci, dan Alex pengisi podium di MotoGP Prancis 2020. (Foto: Laman resmi MotoGP)

LE MANS – Hasil MotoGP Prancis 2020 menjadi sebuah jawaban Danilo Petrucci kepada Ducati terkait kemampuannya yang masih mampu memenangkan balapan. Kemenangan Petrucci itu seperti menampar pihak Ducati yang sudah melepaskannya.

Petrucci memang sudah resmi dibuang Ducati usai MotoGP 2020 berakhir. Bahkan keputusan itu dibuat sebelum musim 2020 dimulai. Petrucci awalnya sangat kecewa mendengar kabar bahwa dirinya dibuang oleh tim pabrikan asal Italia tersebut.

Baca Juga: Dapat Kejutan dari sang Ibu, Petrucci Menangis Usai Menangi MotoGP Prancis

Miller, Dovizioso, dan Petrucci

Gara-gara hal itu, Petrucci pun memulai musim 2020 dengan kurang termotivasi. Namun perlahan tapi pasti Petrucci berhasil bangkit dan akhirnya menang di MotoGP Prancis 2020 yang berlangsung pada Minggu 11 Oktober 2020 kemarin.

Menariknya, Petrucci naik podium bersama Alex Marquez yang finis di urutan kedua. Senasib dengan Petrucci, Alex pun dipastikan ditendang dari tim pabrikan Honda usai MotoGP 2020 berakhir nanti.

Kepastian Alex pergi dari Repsol Honda itu pun diumumkan sesaat sebelum MotoGP 2020 dimulai. Padahal pada saat itu Alex benar-benar belum memperlihatkan aksinya di balapan MotoGP.

Jadi, Petrucci merasa dirinya dan Alex telah berhasil menampas tim mereka masing-masing usai meraih posisi podium di Sirkuit Le Mans. Tentunya Petrucci pun merasa heran mengapa Alex dibuang oleh Honda.

Padahal adik kandung Marc Marquez itu naik ke kelas MotoGP dengan status juara dunia Moto2 2019. Hal itu sudah membuktikan betapa hebatnya Alex. Namun, nyatanya Honda tetap membuangnya di MotoGP 2021.

Alex Marquez

“Senasib dengan saya, dia (Alex Marquez) kehilangan kursi pabrikannya sebelum musim MotoGP 2020 dimulai. Padahal dia adalah juara dunia Moto2 dan dia ingin membuktikan bahwa dia sangat cepat di MotoGP,” jelas Petrucci, dikutip dari Crash, Selasa (13/10/2020).

Selanjutnya, Petrucci berharap kejadian yang serupa terjadi kembali di balapan MotoGP Aragon 2020. Seri Aragon dapat dipastikan berlangsung pada Minggu 18 Oktober 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini