Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Man United Gasak PSG, Schmeichel Puji Taktik Solskjaer

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 620 2297808 man-united-gasak-psg-schmeichel-puji-taktik-solskjaer-wTy0saShic.jpg Man United mencuri kemenangan di Paris (Foto: UEFA)

MANCHESTER – Keberanian Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengubah formasi dan susunan pemain berhasil membuahkan tiga poin saat melawan Paris Saint-Germain (PSG). Mantan penjaga gawang Setan Merah, Peter Schmeichel, pun memuji keberanian mantan rekan setimnya.

Sebagaimana diberitakan, Manchester United sukses menang tipis 2-1 atas PSG di Stadion Parc des Princes pada matchday pertama Grup H Liga Champions 2020-2021, Rabu 21 Oktober dini hari WIB. Pada laga itu, Ole Gunnar Solskjaer sedikit melakukan eksperimen.

Dari formasi, pria asal Norwegia itu mencoba menggeber pola 3-4-1-2. Tiga pemain belakang ditempati Luke Shaw, Axel Tuanzebe, dan Victor Lindelof. Ketiganya terbukti ampuh meredam trisula PSG yang ditempati Angel di Maria, Kylian Mbappe, dan Neymar Jr.

Baca juga: De Gea: Kemenangan atas PSG Berpengaruh Besar pada Kepercayaan Man United

Gol Marcus Rashford jadi penentu kemenangan

Eksperimen lainnya ditunjukkan dengan menurunkan duet gelandang Scott McTominay dengan Fred Rodrigues dan membangkucadangkan Paul Pogba. Masuknya pemain asal Prancis itu di babak kedua berhasil mengubah permainan, bahkan memberikan assist untuk gol Marcus Rashford.

Menurut Peter Schmeichel, apa yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer pada laga itu terbukti jitu. Apalagi, pria asal Norwegia itu berani mengubah sistem bermain di tengah laga, sekaligus melakukan pergantian pemain yang juga tepat.

“Tidak hanya tepat secara taktik, tetapi dia juga mengubah sistem permainan dalam waktu 20 menit terakhir. Performanya sebagai pelatih benar-benar baik,” ucap Peter Schmeichel, dikutip dari laman resmi Man United, Kamis (22/10/2020).

“Awalnya dia bermain dengan tiga bek dan lima di tengah. Namun, faktanya lima di belakang dan dua di depannya Fred serta McTominay untuk membuat pertahanan lebih ketat,” sambung kiper berkebangsaan Denmark itu.

“Lalu dengan 20 menit tersisa, dia memasukkan Paul Pogba untuk mengontrol bola. Kita mengendalikan pertandingan dalam 20 menit terakhir. Fantastis. Ole benar-benar bekerja dengan baik,” tutup ayah dari Kasper Schmeichel itu.

Solidnya lini belakang Man United itu menjadi kunci permainan. Sebab, trisula maut PSG kesulitan menembus pertahanan lawan. Belum lagi, David de Gea berhasil mementahkan sejumlah peluang dari kaki Mbappe, Neymar, dan Di Maria.

Sebetulnya taktik 3-4-1-2 bukan yang pertama kali digunakan Ole Gunnar Solskjaer. Dalam beberapa kesempatan melawan tim besar dua musim terakhir, formasi tersebut sudah lazim digunakan. Hanya saja, eksekusi di lapangan bisa berbeda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini