Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Kemacetan Libur Panjang, Polisi Minta Truk Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 620 2298940 antisipasi-kemacetan-libur-panjang-polisi-minta-truk-besar-dilarang-melintasi-jalur-puncak-mk6makNxsk.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BOGOR - Satlantas Polres Bogor tengah melakukan berbagai kesiapan untuk mengantisipasi kepadatan saat masa libur panjang pekan depan di Jalur Puncak. Salah satunya meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melarang sementara kendaraan besar non sembako melintas di jalur tersebut.

"Pelarangan kendaraan sumbu tiga, kami berharap itu dilarang, kemungkinan kami akan berkoordinasi dengan Dishub dan Kemenhub. Agar kendaraan tersebut dilarang melintas kawasan Puncak saat libur panjang," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Agoeng, kepada Okezone, Sabtu (24/10/2020).

BACA JUGA: Ini Identitas Muda-Mudi yang Tewas Ditabrak Truk di Jalur Puncak Bogor

Menurutnya, kendaraan besar dapat menghambat arus kendaraan dan memakan badan jalan. Sehingga jika pelarangan tersebut dikabulkan, diharapkan bisa meminimalisir kepadatan di sepanjang Jalur Puncak.

"Agar lalu lintas bisa lebih lancar saat libur panjang di wilayah Puncak nanti. Tapi kalau kendaraan BBM dan sembako tetap bisa melintas," ungkap Ketut.

Kemudian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang hendak menuju Cianjur dan sekitarnya dapat melalui alternatif via Sukabumi. Agar, tidak terjebak kemacetan arus wisatawan di Jalur Puncak.

BACA JUGA: Doni Monardo Ajak Masyarakat Manfaatkan Libur Panjang di Rumah Saja

"Jalur alternatif kami sarankan masyarakat untuk arah Cianjur dan Bandung bisa melalui Jalur Sukabumi. Karena jika lewat rute Jonggol jalurnya kurang bagus, jadi lebih baik melalui Jalur Sukabumi," tambahnya.

Selain itu, Satlantas juga mempersiapkan rekayasa lalu lintas seperti biasanya yakni oneway di Jalur Puncak dan contra flow di Tol Ciawi. Namun, masih bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan.

"Persiapan kepadatan pendatang dari luar kota, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas. Itu juga sifatnya situasional di lapangan seperti apa. Yang pasti juga koordinasi dengan lintas sektoral seperti Dishub, Satpol PP dan BPBD untuk mengantisipasi cuaca sekitar Puncak yang tidak menentu," tutup Ketut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini