Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Klaster Libur Panjang, Begini Tips Aman saat Pergi Wisata

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 620 2299262 cegah-klaster-libur-panjang-begini-tips-aman-saat-pergi-wisata-AqwHAoykOy.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Pandemi Covid-19 masih menghantui sebagian negara, khususnya Indonesia. Di mana orang-orang harus tetap menjaga dirinya, agar tak terkena penularan virus tersebut, apalagi bagi Anda yang ingin pergi bepergian atau berwisata.

Jelang libur panjang pekan ini, bagaimana cara menjaga diri saat pergi wisata? Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention, begini tips agar Anda tetap sehat saat liburan;

1. Gunakan masker

Gunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut Anda saat berada di tempat umum, termasuk di transportasi umum dan tempat lainnya, seperti bandara, terminal, hingga stasiun di mana Anda akan pergi ke suatu tempat untuk liburan.

2. Jaga jarak

Pakai Masker

Ketika berada di tempat wisata, hindari kontak dekat, atau menjaga jarak beberapa meter dengan orang lain bahkan orang terdekat sekalipun

3. Mencuci tangan

Sering-seringlah mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer, supaya Anda tetap terlindungi dari berrbagai macam virus.

Baca Juga : Vaksin Covid-19 Buatan Universitas Oxford Picu Kekebalan Tubuh yang Kuat

4. Jangan memaksakan jika sakit

Ketika kondisi tubuh Anda sedang kurang fit, jangan memaksakan diri untuk bepergian, apalagi berwisata.

Namun jika hal itu terjadi ketika di tengah perjalanan, maka hindari kontak langsung dengan orang lain, serta tetap memakai masker. Tak lupa mengonsumsi makanan bergizi juga vitamin.

Ujian disiplin protokol kesehatan

Sementara itu, libur panjang Oktober 2020 pekan ini juga dikhawatirkan dapat menyebabkan lonjakan kasus Covid-19. Terutama jika masyarakat tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Ada satu momentum khusus di mana kedisiplinan 3M kita akan diuji yakni pada periode libur panjang dari 28 Oktober sampai 1 November nanti," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 23 Oktober 2020.

Dokter Reisa

Menurut dr Reisa, dua periode libur panjang sebelumnya seharusnya bisa menjadi pelajaran penting. Masyarakat semestinya bisa lebih bijak dan cerdas dalam menikmati waktu luang itu.

"Karena bila kita lengah dalam menerapkan protokol kesehatan saat liburan, ada konsekuensinya. Kita akan melihat lonjakan kasus sampai ribuan, rumah sakit dan tim medis akan kewalahan, sebagai akibatnya pembatasan aktivitas akan kembali ditingkatkan," tutur Reisa.

"Saya yakin kali ini kita akan lebih bijak karena lebih baik antisipasi daripada menyesal kemudian," jelasnya.

Pemerintah menetapkan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. Ini memungkinkan masyarakat menghabiskannya waktu untuk berlibur atau berwisata. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah meminta agar libur panjang pada Oktober 2020, tidak berdampak pada kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Presiden juga telah meminta kementerian dan lembaga terkait bisa mengantisipasi kasus Covid-19 agar tidak terjadi lonjakan pada periode libur panjang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini