Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menparekraf Wishnutama Apresiasi Konser "Colorful Ambon City of Music"

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 02 November 2020 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 620 2302612 menparekraf-wishnutama-apresiasi-konser-colorful-ambon-city-of-music-xc4QYe3wSY.JPG Menparekraf RI, Wishnutama Kusubandio (Foto: Kemenparekraf)

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengapresiasi pelaksanaan konser musik bertajuk Ambon City of Music yang digelar secara virtual.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menjelaskan, Colorful Ambon City of Music merupakan konser musik secara virtual, yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam rangka perayaan satu tahun kota Ambon sebagai kota musik dunia, yang ditetapkan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNIESCO).

“Ambon City of Music menjadi kebanggaan Indonesia, karena dalam hal ini Ambon menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara, yang berhasil menjadi kota kreatif berbasis musik. Hal ini dikarenakan, musik telah menjadi bagian dari identitas yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Ambon. Oleh karena itu, gelar yang disematkan oleh UNESCO sangat sesuai dengan kota Ambon,” kata Wishnutama dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Libur Panjang Berakhir, Mal Jadi Destinasi Favorit Warga Bandung

Wishnutama berharap melalui Ambon City of Music ini masyarakat dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam bermusik serta memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Sementara, Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Kemenparekraf, Ari Juliano Gema mengatakan, salah satu yang membuat UNESCO yakin menetapkan Ambon sebagai City of Music adalah karena Ambon menjadikan budaya sebagai pilar dalam bermusik.

“Ambon memiliki semua aspek dalam budaya musik. Banyak musisi asal Ambon yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, ciri khas musik tradisionalnya mendukung kota Ambon sebagai kota kreatif musik dunia,” kata Ari.

Sedangkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyebut, acara ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Ambon kepada UNESCO untuk tetap menjadikan kota Ambon sebagai kota kreatif musik dunia.

“Sudah satu tahun kota ini di tetapkan sebagai City of Music oleh UNESCO. Untuk memperingati hal tersebut kami menginisiasi acara konser musik secara virtual. Sehingga dapat menjangkau audience yang lebih luas,” kata Richard.

Dalam acara konser musik ini terdapat beberapa agenda, di antaranya _live music performance yang diisi musisi lokal dan nasional, launching kurikulum muatan lokal pendidikan yang berbasis musik pada tingkat SD dan SMP, juga peluncuran program pariwisata bertema musik (music tourism).

Selain itu, Pemkot Ambon juga memberi apresiasi berupa Tahuri Award 2020 kepada para pemangku kepentingan dan musisi Ambon yang berjasa dalam kemajuan industri musik di Ambon, serta fashion show yang melibatkan berbagai desainer lokal guna memperkenalkan dan mempopulerkan batik Ambon.

Richard berpesan kepada pelaku industri musik khususnya di Ambon untuk selalu menjaga keunikkan dan identitas diri.

“Dua hal ini yang harus kita pertahankan. Sehingga, musik itu benar-benar menjadi representatif masyarakat di Kota Ambon,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini