Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuartal III Titik Balik Ekonomi, Gubernur BI Kasih Sinyal Penurunan Suku Bunga

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 620 2308661 kuartal-iii-titik-balik-ekonomi-gubernur-bi-kasih-sinyal-penurunan-suku-bunga-vMTOe6I6hs.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus melakukam pelonggaran kebijakan moneter, makroprudensial serta sistem pembayaran. Hal ini dilakukan untuk memperkuat stabilisasi di pasar valuta asing, menjaga kecukupan likuiditas di sistem keuangan, mendorong fungsi intermediasi perbankan, serta mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan.

Baca Juga: Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6% di Kuartal III

Adapun, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan masih ada peluang untuk ruang menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR)

"Ke depan ada ruang untuk penurunan suku bunga, tentu saja kami akan pantau perkembangan ekonomi global dan domestik, untuk kami putuskan di rapat dewan gubernur," kata Perry dalam rapat virtual, Kamis (12/11/2020).

Kata dia, perekonomian Indonesia sudah mulai pulih pada periode Juli-September atau kuartal III 2020. Perbaikan itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari kuartal II sebelumnya.

"Kuartal III jadi titik balik, perbaikan ekonomi mulai terlihat sejak triwulan IIII. Ini tentu saja sebagai hasil koordinasi erat pemerintah, BI, OJK, LPS, dan berbagai pihak agar stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan terjaga,” katanya.

Lalu, pemulihan didorong oleh faktor eksternal dan internal. Di sisi eksternal, perbaikan terlihat dari meningkatnya volume perdagangan dan komoditas di pasar keuangan global.

"Beberapa negara seperti China telah mencatatkan pertumbuhan positifnya. Pada saat yang sama, ketidakpastian pasar pun menurun karena meredamnya tensi geopolitik dan risiko gelombang penyebaran Covid-19," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini