Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO: Vaksin Saja Tidak Akan Selesaikan Pandemi!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 620 2311481 who-vaksin-saja-tidak-akan-selesaikan-pandemi-xTWHqycT1T.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Kabar mengenai vaksin Covid-19 produksi Modena membuat orang-orang seperti memiliki harapan bahwa pandemi ini akan berakhir. Ya, vaksin eksperimental tersebut diklaim nyaris 95 persen keefektivitasannya.

Namun, para ahli di Badan Kesehatan Dunia (WHO) meragukan harapan tersebut. Sebab, mereka meyakini bahwa perjalanan panjang pandemi tidak berhenti hanya dipembuatan vaksin yang efektif.

 "Minggu lalu dilaporkan terjadi kematian akibat Covid-19 sampai 60.000 kasus," kata Edward Kelly, direktur pekerjaan WHO dalam pemberian layanan dan keselamatan, dikutip dari Washington Post.

Lalu, Kelly melanjutkan, sampai sekarang kasus Covid-19 sudah mencapai angka 4 juta kasus baru. "Itu berarti akan terus bertambah banyak kasus baru sebelum vaksin tersedia," tambahnya.

vaksin covid-19

Di sisi lain, pejabat kesehatan masyarakat sudah lama memeringati bahwa pengembangan vaksin yang efektif itu hanya awal dari perjuangan yang sama curamnya. Adalah memvaksinasi dunia.

"Bukan vaksin yang menyelematkan orang, tetapi vaksinasi yang benar-benar akan menyelesaikan pandemi ini. Jadi, kalau vaksinnya nanti sudah tersedia, ya, itu bukan akhir dari segalanya," terangnya.

Baca Juga : 4 Gaya Hijab Selebriti dengan One Set, Simpel dan Kekinian!

Katherine O'Brien, direktur departemen imunisasi WHO, mengibaratkan penemuan vaksin yang sangat efektif itu seperti membangun tenda di dasar di Gunung Everest. "Pendakian ke puncak yang sebenarnya adalah pengiriman vaksin ke seluruh dunia," ucapnya.

Dengan begitu, pencapaian yang diraih Modena atau Pfizer sejatinya bukan segalanya. Menjadi penting sekarang adalah bagaimana setiap negara menciptakan pemahaman yang realistis tentang imunisasi.

"Sebab, pasokan dan pengiriman vaksin akan menimbulkan rintangan besar, sekalipun vaksin yang didistribusikan itu sangat efektif," lapor pakar kesehatan masyarakat.

Modena sendiri menjanjikan bahwa vaksin bikinannya akan siap pada beberapa bulan lagi. Pernyataan ini keluar setelah BioNTech dan Pfizer pun mengumumkan keefektifan vaksin produksinya.

vaksin covid-19

Tetapi WHO memeringatkan dunia untuk mengharapkan jangka panjang menuju pemulihan. Maksudnya, masih ada rintangan lain setelah vaksin tersedia nantinya. "Vaksin saja tidak akan mengakhiri pandemi," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Selagi vaksin terus dikembangkan, para ahli tak henti-hentinya untuk terus memeringatkan masyarakat betapa pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak aman, dan perbanyak pengujian di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, mengatakan bahwa pengumuman Modena itu memang cukup menggembirakan, tetapi semu. Sebab, vaksin Modena perlu beberapa pengujian tambahan sampai akhirnya bisa dinyatakan benar-benar aman divaksinasikan ke semua komunitas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini