Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daging Sapi Beku Bisa Menyimpan Virus Corona, Benarkah?

Uthari Handayani, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 620 2313023 daging-sapi-beku-bisa-menyimpan-virus-corona-benarkah-KtUWUhXrnB.jpg (Foto: Times of India)

Daging yang dibekukan diharapkan bisa memiliki ketahanan yang lebih lama. Dengan demikian, daging tersebut masih dalam kondisi yang layak untuk dikonsumsi.

Apakah daging yang dibekukan terbebas dari virus corona? Pertanyaan tersebut langsung terjawab dengan ditemukannya virus covid-19 oleh otoritas kesehatan China pada sampel saging sapi yang diimpor dari Brasil, New Zealand, dan Bolivia.

Sebanyak tiga sampel daging tersebut dinyatakan positif terkena virus covid-19 di Wuhan, ibu kota Provinsi China Tengah. Seperti dilansir IANS, 1.006 kotak diimporkan dari Brasil ke bea cukai Qingdao, China Timur pada 7 Agustus dan sampai di gudang daerah Wuhan pada 17 Agustus. Untungnya, sampel daging tersebut belum masuk ke pasaran.

Otoritas setempat telah menyegel dan mendisinfeksi area tersebut. Tes juga dilakukan ke orang-orang yang telah menanganinya. Hingga Jumat, 122 karyawan yang bekerja di gudang dinyatakan negatif virus Covid-19.

Telah dilaporkan oleh Komisaris Kesehatan Kota Jinan, China Timur bahwa deteksi virus pada kemasan daging sapi dan babat tersebut dibawa dari Brasil, New Zealand, dan Bolivia.

 Daging yang dibekukan diharapkan bisa memiliki ketahanan yang lebih lama.

Baca juga: Resep Puding Cendol Vla Gula Merah, Yummy!

Seperti yang dinyatakan pada situs web di Sabtu malam, importernya adalah bagian dari Guotai International Group dan Shanghai Zhongli Development Trade, mereka masuk dari bea cukai di pelabuhan Shanghai dan bea cukai pelabuhan luar. Namun, tidak disebutkan nama perusahaan pengirim produk tersebut.

Selama beberapa bulan belakangan ini, China memfokuskan pada makanan beku impor yang dipercaya bisa menjadi penyebar virus covid-19. Nyatanya negara ini beberapa kali sudah mendeteksi adanya virus di banyak kemasan produk impor, termasuk udang dari Equador, cumi-cumi dari Rusia, ikan dari Norwegia dan Indonesia, serta sapi dan sayap ayam dari Brasil.

Bulan Juli lalu, CDC China menemukan virus pada seekor ikan kod beku saat menelusuri sumber wabah di kota Qingdao. Setelahnya otoritas sana meningkatkan lagi pengawasan dan pengujian pada setiap rantai dingin yang diimpor, seperti yang dilaporkan CNN.

Seluruh bea cukai China meningkatkan pengujian virus covid-19 pada makanan beku impor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini