Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Bercocok Tanam Bisa Sembuhkan Trauma?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 07:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 620 2313547 benarkah-bercocok-tanam-bisa-sembuhkan-trauma-HodHmzPxOC.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Banyak orang yang mengalami trauma selama pandemi berlangsung. Baik bagi mereka yang trauma karena kehilangan pekerjaan, berjuang melawan Covid-19, dan masih banyak lagi. Trauma tentu memiliki efek yang besar akan terjadinya depresi.

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak orang yang mulai belajar bagaimana meredakan trauma tersebut. Salah satunya adalah dengan cara menekuni hobi, seperti bercocok tanam misalnya.

Tanaman memiliki beberapa manfaat tergantung dari masing-masing jenisnya. Jika Anda memilih untuk menanam bunga, halaman rumah pun akan lebih terlihat cantik dan segar. Jika Anda memilih untuk menanam sayuran, tentu Anda tak lagi pergi ke pasar setiap pagi karena sayuran pun siap dipetik.

Selain itu, bercocok tanam juga disebut dapat meredakan trauma dan depresi. Melansir Sciencedirect, sebuah studi menyebut bahwa bercocok tanam dapat digunakan sebagai terapi atau rehabilitasi yang diakibatkan dari kesedihan, traumatis, dan kondisi pengalaman yang kompleks.

Berkebun

Baik hasil kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa intervensi perawatan pertanian ini bermanfaat, menghasilkan pengurangan yang signifikan dalam tekanan subjektif terhadap intensitas kesedihan.

Baca Juga : Mengenal Philo dan Caladium, Tanaman Hias yang Viral Ditukar Mobil Ratusan Juta

Temuan studi menambah bukti yang berkembang tentang pertanian perawatan dan mendukung perawatan hijau sebagai potensi terapeutik bagi individu yang terpengaruh oleh kesedihan traumatis.

Jadi, sudah siapkah Anda untuk bercocok tanam? Jika sudah memulainya, jangan lupa untuk menyiram tanaman agar mereka dapat tumbuh dan berkembang. Jika sudah berkembang, tentu Anda dapat menikmati hasilnya.

(hel)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini