Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi November 0,28% Bukti Permintaan Turun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 620 2319415 inflasi-november-0-28-bukti-permintaan-turun-IrCEWoidmY.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Ekonom Core Piter Abdullah menilai inflasi bulan November yang sebesar 0,28% bukanlah suatu yang baik. Hal ini pertanda permintaan menurun.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan November 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28 %. Dari 90 kota yang di survei Indeks harga Konsumen (IHK), sebanyak 7 kota mengalami deflasi dan 83 kota mengalami inflasi.

Baca juga: BPS Catat Inflasi November 0,28%

"Tetapi disisi lain, tidak menggembirakan karena inflasi rendah ini disebabkan permintaan yang menurun akibat pandemi," kata Piter saat dihubungi MNC News Portal di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Kata dia, indlasi diperkirakan sampai akhir tahun inflasi akan dibawah target 3,5% plus minus. Adapun, Inflasi yang mulai meningkat sudah diperkirakan seiring sdh mulai meningkatnya aktivitas ekonomi ditengah pelonggaran PSBB.

 Baca juga: Diumumkan Hari Ini, Inflasi November Diprediksi 0,18%

"Inflasi kita lihat sebagai akibat bukan sebab. Sejauh ini inflasi masih relatif rendah Inflasi yang rendah disatu sisi bagus karena daya beli Masyarakat terjaga," tandasnya.

Saat ini, Dari 90 kota IHK, inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,15% dan terendah terjadi di Bima sebesar 0,01%. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kendari minus 0,22% dan terendah terjadi di Meulaboh , Palopo minus 0,01%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini