Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dana Hibah Pariwisata Jadi 'Energi' Tambahan bagi Pelaku Wisata di Lombok Barat

Antara, Jurnalis · Senin 07 Desember 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 620 2323157 dana-hibah-pariwisata-jadi-energi-tambahan-bagi-pelaku-wisata-di-lombok-barat-sQi6J7VrAr.JPG Pulau Gili Meno di Lombok, NTB (Foto: Instagram/@lombokgoinside)

DANA hibah pariwisata yang disalurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi para pelaku wisata di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) seolah menjadi energi tambahan agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

"Kami sangat berterimakasih, ini salah satu tambahan buat kita, semacam ekstra untuk 'bernapas', ini ekstra 'energi' untuk kita yang tentu sangat membantu," kata General Manager Holiday Resort Lombok, I Ketut M Jaya Kusuma, Senin (7/12/2020).

Ia menjelaskan, penginapan yang ia kelola ialah satu dari 107 hotel dan restoran yang mendapat kualifikasi untuk menerima dana hibah dari pemerintah. Total penerima bantuan dari pemerintah di Lombok Barat adalah 86 hotel dan 21 restoran.

Baca juga: Yuk, Bikin Staycation di Bali Jadi Lebih Happy dengan Disiplin CHSE

Hotel dan restoran masuk kategori penerima hibah setelah melalui proses pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan persyaratan yang dilakukan Dinas Pariwisata bersama Inspektorat, dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Barat.

Selain masih beroperasi dan punya izin-izin yang masih berlaku, hotel yang taat pajak juga memenuhi syarat untuk menerima dana hibah.

"Kita salah satu penyumbang top 5 terbesar untuk dana hibah, kita sangat berterimakasih dengan program ini," imbuh ketua Senggigi Hotels Association itu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat Saepul Ahkam dalam sosialisasi penerima hibah pariwisata bagi hotel dan restoran di Kabupaten Lombok Barat, Sabtu lalu mengatakan, dana hibah akan dicairkan oleh Kemenparekraf dalam dua tahap.

Masing-masing sebesar 50 persen dari total dana yang akan dicairkan sebesar Rp13,59 miliar untuk Kabupaten Lombok Barat.

Dana tersebut akan dicarikan dalam dua tahap, rencananya tahap pertama sebelum tanggal 15 Desember dan pencairan tahap kedua sebelum 24 Desember.

Dana hibah itu nantinya akan digunakan untuk kesejahteraan karyawan, melengkapi standard protokol kesehatan di hotel serta membantu pembayaran biaya operasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini