Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Riset: Jumlah Perokok Aktif Turun 30 Persen

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 11 Desember 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 620 2325918 riset-jumlah-perokok-aktif-turun-30-persen-EIx4ri0fyt.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DI Jepang, angka perokok turun hingga 30 persen dalam jangka waktu tiga tahun. Sementara angka produk tembakau secara keseluruhan juga terus menurun.

Wakil Direktur AOI University Hospital dr Kumamaru Hiroya mengatakan, ada survei yang dilakukan oleh Universitas Tatari, Jepang, terhadap 90 ribu pelajar di sana. Survei berkaitan dengan penggunaan rokok, HTP, dan rokok elektrik.

Baca Juga: Mengenal Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Dialami Pasien Lansia

rokok

"Hasil survei menunjukkan bahwa hanya 0,1 persen dari mereka yang menggunakan rokok elektrik dan HTP” katanya lewat keterangan resminya.

Alasannya, dr Kumamaru menjelaskan bahwa penjualan produk nikotin dengan identifikasi umur membantu menekan angka tersebut. Bahkan sebanyak 70 persen pengguna HTP tidak lagi menggunakan rokok konvensional.

Angka ini juga jauh lebih besar dibandingkan mereka yang menggunakan HTP dan rokok. Secara keseluruhan angka pengguna produk tembakau, HTP dan rokok, terus menurun.

Ditambahkan Direktur Transformational Health, Frost & Sullivan Mark Dougan, sudah banyak riset yang menunjukkan bahwa perokok di negara maju dan berkembang tidak bisa atau tidak mau berhenti merokok dengan pendekatan kuratif yang sering kali tidak efektif.

Baca Juga: WHO Rekomendasikan Orang Dewasa dan Anak Lakukan Aktivitas Fisik di Tengah Pandemi

"Dari studi ini, kita tahu penggunaan NNTP dapat menjadi intervensi bagi mereka untuk berhenti merokok,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini