Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenparekraf Kembangkan Potensi Wisata Kalimantan Timur sebagai Destinasi Kelas Dunia

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 15 Desember 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 620 2328009 kemenparekraf-kembangkan-potensi-wisata-kalimantan-timur-sebagai-destinasi-kelas-dunia-tYqUh08ei5.jpg Kemenparekraf adakan sosialisasi RIPPARDA. (Foto: Kemenparekraf)

POTENSI wisata Kalimantan Timur dikembangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sosialisasi kebijakan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) pun telah dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Daya tarik wisata Kalimantan Timur yang selama ini menyedot perhatian wisatawan adalah Derawan, Kakaban, dan Maratua. Dalam waktu dekat, objek wisata tersebut dikembangkan menjadi kelas dunia.

Nah, lewat sosialisasi tersebut, diharapkan memberikan arah kebijakan dalam membangun kepariwisataan. Dilandasi dengan kebijakan pembangunan kawasan di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Bandara Changi Bersiap Jadi Kargo Distribusi Vaksin Covid-19 di Asia Tenggara

kemenparekraf

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan pun menyambut baik kegiatan sosialisasi kebijakan tersebut. RIPPARDA, menurutnya, perlu menata kembali potensi-potensi pariwisata dan komponen penunjang, agar pengembangan daya tarik wisata yang akan datang dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan.

“Sehingga dalam pertemuan ini akan menerima masukan-masukan agar lebih sempurna termasuk adanya potensi daerah lain untuk menjadi obyek wisata tanpa mengubah kearifan lokal yang sudah ada," ujar Wawan lewat keterangan resminya, Selasa (15/12/2020).

 

Kegiatan sosialisasi ini perlu diselenggarakan di beberapa kabupaten lain di Kalimantan Timur, guna mendorong pengembangan pariwisata secara berkesinambungan khususnya yang masih dalam tahap penyusunan.

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung Faisal Kasim menjelaskan, saat ini diperlukan sinergi dalam penyusunan RIPPARDA. Contohnya melibatkan seluruh stakeholder pariwisata.

Baca Juga: 5 Syarat Membuat Visa untuk Traveling ke Luar Negeri

"Pembangunan kepariwisataan harus dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh stakeholder pariwisata," ujar Faisal.

Faisal mengatakan, rencana induk pembangunan kepariwisataan di Kalimantan Timur ini berlaku selama 15-25 tahun. Namun, perlu ditinjau setiap lima tahun sekali untuk menyikapi perubahan yang terjadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini