Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Studi: Kucing Lebih Hebat Lawan Covid-19 Dibanding Manusia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 620 2329501 studi-kucing-lebih-hebat-lawan-covid-19-dibanding-manusia-KrKdJdKrSE.jpg Kucing lebih baik lawan Covid-19 (Foto : Nypost)

Kucing dinilai lebih hebat melawan Covid-19. Hal itu terbukti dari hasil studi para peneliti di Latvia yang menunjukkan bahwa setelah kucing terpapar virus SARS-CoV2, mereka lebih cepat sembuh dibandingkan manusia.

Para peneliti di Fakultas Kedokteran Hewan di University of Life Sciences and Technologies Latvia menunjukkan bahwa beberapa kucing memiliki antibodi Covid-19, meskipun tidak ada kucing yang dites positif Covid-19 di negara Baltik tersebut.

Studi dilakukan dengan meneliti sampel lebih dari 130 kucing, termasuk kucing yang ada di tempat penampungan maupun kucing peliharaan yang mana pemiliknya terinfeksi Covid-19.

Kucing

Dalam beberapa kasus, para peneliti menemukan tanda-tanda virus corona seperti radang saluran pernapasan bagian atas pada kucing yang hidup bersama dengan manusia yang terinfeksi Covid-19. "Luar biasanya, para peneliti tidak mendeteksi adanya virus SARS-CoV2 di tubuh kucing yang dipelihara pasien Covid-19," kata Kaspars Kovalenko, dekan program kedokteran hewan tempat studi dilakukan, dikutip New York Post.

Baca Juga : Perempuan yang Sembuh dari Covid-19 Bisa Alami Gejala Baru Loh

Jadi, peneliti menemukan fakta bahwa kebanyakan infeksi yang diidap kucing sembuh dengan sendirinya dan itu terjadi hanya dalam kurun waktu 2-3 hari setelah si kucing menunjukkan gejala klinis. "Kucing terbukti sembuh dengan cepat," terangnya.

Studi ilmiah ini juga menemukan fakta bahwa selain sembuh lebih cepat, kucing juga kemungkinan menyebarkan virus hanya sebentar dibandingkan dengan manusia.

Ini bukan studi pertama yang meneliti Covid-19 dan kucing atau hewan peliharaan lainnya. Pada Maret 2020, seekor kucing peliharaan di Belgia menjadi kucing pertama yang dinyatakan positif Covid-19. Sejak saat itu, lebih banyak penelitian yang menunjukkan bahwa virus SARS-CoV2 benar dapat menginfeksi kucing.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini