Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Membuat Gorengan Sehat dan Bergizi, Gimana Sih Caranya?

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Minggu 31 Januari 2021 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 620 2353214 membuat-gorengan-sehat-dan-bergizi-gimana-sih-caranya-03ewqZ9Y3P.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

GORENGAN jadi salah satu makanan favorit keluarga Indonesia. Tapi benarkah gorengan bukan makanan menyehatkan?

Secara asal usul, gorengan sudah ada dari zaman mesir kuno loh. Ada banyak jenis gorengan yang mungkin tidak banyak Anda ketahui.

Bukan saja makanan yang digoreng secara deep fried, makanan yang ditumis pun namanya gorengan. Ya, apapun makanan yang diolah dengan minyak bisa disebut sebagai gorengan.

Hal ini diungkapkan oleh Pakar Nutrisi Dr med. dr. Maya Surjadjaja, MS, SpGK. Menurutnya, gorengan juga menjadi salah satu makanan yang praktis disajikan.

Baca Juga: 9 Makanan Ini Jangan Disimpan di Kulkas Ya, Ketahui Dampaknya

"Kenapa gorengan enggak pernah mati? Soalnya gampang nyiapin cepat dan ada rasa unik. Kemudian aromanya semerbak, jadi gorengan itu enggak cuma crunchy," katanya saat webinar.

 gorengan

Dokter Maya menyebutkan, gorengan mengalami reaksi maillard, yakni proses pencoklatan enzimatis yang terjadi karena adanya reaksi antara gula pereduksi, dengan gugus amin bebas dari asam amino atau protein. Reaksi ini banyak terjadi pada produk pangan yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

"Dengan reaksi maillard ini sebenarnya kita menghasikan produk gorengan dan ada perantara yang sehat," terangnya.

Namun, menurut Dokter Maya, yang perlu diperhatikan agar makan gorengan tidak mengganggu kesehatan tubuh adalah minyaknya. Seringkali masyarakat diingatkan untuk tidka menggunakan minyak berkali-kali saat menggoreng.

Minyak goreng pada dasarnya memiliki ikatan asam lemak yang baik untuk kesehatan. Yakni umumnya seperti omega 3, omega 6 dan omega 9, misalnya pada olive oil.

"Memasak menggoreng berpengaruh pada nutrisi sehingga kita harus bisa bijak atau menggoreng pakai minyak yang benar. Kalau digunakan berulang ikatan asam lemaknya lepas," tuturnya.

Kemudian muncul pula pertanyaan tentang penggunaan minyak sehat. Apa iya minyak kanola atau minyak kelapa lebih baik daripada minyak kelapa sawit. Dokter Maya akan menjawabnya.

Ternyata, kata Dokter Maya, menggunakan minyak jenis apa saja sebenernya sehat. Karena ingat, saat ini tren makan berubah loh.

Baca Juga: Merasa Sering Lemas? Coba Konsumsi 4 Santapan Ini Deh

"Sekarang trennya berubah, yaitu enggak boleh makan gula. Dulu minyak kelapa disentimennya kayak apa, skrg orang pakai vco, artinya sekarang cenderung lebih sehat," ucapnya.

Berbeda dengan minyak kanola, yang melewati proses panjang dalam pembuatannya. Malangnya, menurut Dokter Maya, saat minyak kanola melewati pemanasan yang terlalu tinggi, ikatannya akan pecah atau bisa fatty acid.

"Enggak usah khawatir minyak-minyak Indonesia kita itu minyak kelapa kita oke, atau minyak kelapa sawit atau minyak kelapa," katanya.

Tidak hanya minyak, penggunaan tepung pada gorengan juga berpengaruh Moms. Dokter Maya mengatakan bahwa makanan gorengan berbahan tepung sebenarnya tidak masalah, asal perhatikan porsinya.

"Gorengan bahannya tepung itu enggak masalah, selama itu wajar. Kecuali kalau ada food intolerance atau food alergic," katanya.

Baca Juga: Hindari Kesalahan Ini saat Makan Malam, Nomor 6 Paling Bahayakan Kesehatan

Ditambahkan Perwakilan Sasa Inti Albert Dinata, bahkan banyak tepung yang telah difortifikasi. Ketika dikonsumsi sewajarnya, maka aman bagi tubuh.

"Misal dengan kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan, untuk penuhi nutrisi dan berikan manfaat kesehatan lebih lengkap," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini