Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah Divaksin tapi Masih Bisa Positif Covid-19, Ini Penyebabnya

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 620 2353216 sudah-divaksin-tapi-masih-bisa-positif-covid-19-ini-penyebabnya-wO84kyEwQK.jpg Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Jcomp/Freepik)

PEMERINTAH Indonesia telah memulai program pemberian vaksin covid-19 secara massal. Dimulai dari Kepala Negara dan jajarannya, tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, hingga masyarakat umum nantinya.

Namun sebagian orang mempertanyakan, mengapa setelah divaksin masih mungkin positif covid-19? Pasalnya, terjadi beberapa kasus seperti itu.

Baca juga: Jadi Tokoh Horor Boneka Chucky, Pria Ini 'Serang' Orang yang Tak Pakai Masker 

Dikutip dari unggahan akun Instagram @kemenkominfo, Jumat (29/1/2021), dijelaskan bahwa vaksinasi covid-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan. Kemudian butuh waktu 1 bulan untuk menumbuhkan kekebalan yang efektif pada tubuh.

Suntikan pertama ditujukan memicu respons kekebalan awal. Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk.

Vaksin membutuhkan waktu 14 sampai 28 hari setelah penyuntikan kedua untuk membangun jumlah antibodi yang optimum agar dapat memberikan perlindungan maksimal.

Baca juga: Bernyanyi dalam Bahasa Jerman Ternyata Bisa Tularkan Covid-19 Lebih Cepat Lho 

Ketika seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, artinya saat divaksinasi orang tersebut sudah terpapar atau terinfeksi covid-19, dan sedang dalam masa inkubasi.

Selain itu, hal yang diharapkan pasca-vaksinasi adalah tes antibodi menjadi reaktif. Ini diartikan bahwa kekebalan tubuh telah terbentuk.

Sementara vaksin covid-19 yang digunakan di Indonesia telah teruji keamanan, mutu, khasiat, dan kehalalannya. Vaksin produksi Sinovac Biotech ini dikembangkan menggunakan metode inactivated vaccine yang telah terbukti aman, tidak menyebabkan infeksi serius, serta hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi.

Sebaliknya, proses vaksinasi harus paralel dengan pelaksanaan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Kemudian 3T yakni tracing, testing, treatment.

Baca juga: Sudah Isolasi Mandiri 2 Minggu tapi Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasan Ahli 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini