Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Mitos Tentang Tahun Baru Imlek, Monster Nian hingga Angpao

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Sabtu 13 Februari 2021 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 620 2361315 4-mitos-tentang-tahun-baru-imlek-monster-nian-hingga-angpao-RWf4WMtAcO.jpg Mitos di Perayaan Imlek (Foto : Chinesenewyear)

Saat perayaan Imlek, tak hanya tradisi dan suka cita yang biasa dibahas. Ada pula mitos mengenai perayaan Imlek yang dipercayai sebagian orang.

Seperti perayaan hari besar lain, Tahun Baru Imlek biasanya dirayakan penuh suka, cita, dan keberuntungan. Bagi masyarakat Tionghoa, mereka berdoa dan mengharapkan pergantian tahun ini membawakan keberuntungan dan meninggalkan kesialan di tahun sebelumnya.

Baca Juga : 6 Makna Dekorasi Bernuansa Imlek Dipercaya Bawa Keberuntungan

Sebagian orang mempercayai beberapa hal untuk melindungi diri dan keluarganya dari roh jahat. Berikut ini beberapa mitos Tahun Baru China yang dilansir dari Chinese New Year.

1. Monster dan Malam Tahun Baru Imlek

Imlek

Di zaman kuno, ada monster bernama Nián (年) yang hidup di dasar laut dan muncul setahun sekali untuk berpesta dengan hewan dan manusia. Dan semua penduduk desa akan melarikan diri ke pegunungan.

Nian ketakutan dan bisa diusir dengan adanya kertas merah dan petasan. Inilah sebabnya, pada Malam Tahun Baru China, setiap keluarga mendekorasi rumah dengan warna merah. Dan petasan dibunyikan saat tengah malam. Selain itu, orang akan mengenakan pakaian merah baru dan meriah untuk merayakannya.

Baca Juga : Heboh Video Dimas Beck Cium Luna Maya, Intip 5 Potret Gantengnya

2. Roh Jahat dan Puisi

Salah satu dekorasi merah yang disukai orang Tionghoa adalah puisi bait Festival Musim Semi (春联 / chūn lián). Mereka ditempel di kedua sisi pintu. Ini untuk melindungi dari setan yang berkeliaran di dunia manusia pada malam hari untuk membuat keributan.

Untuk melindungi rumah mereka, orang-orang mengukir nama dewa menjadi papan kayu persik. Dengan menempatkannya di luar pintu, ini dipercaya mampu menakut-nakuti iblis itu pergi.

3. Pangsit dan Telinga

Beberapa orang mengatakan pangsit berbentuk seperti batangan emas dan perak. Ada pula yang mengatakan seperti telinga.

Itu mungkin karena mitos tentang dewi Nǚwā (女娲). Dia menciptakan manusia dari tanah liat kuning. Tetapi dia menyadari telinga akan membeku dan lepas di musim dingin. Untuk mengatasi ini, dia menjahitkan telinga pada tempatnya dan meletakkan ujung benang di mulut manusia.

Kemudian, untuk berterima kasih kepada Nǚwā, orang-orang membentuk adonan menjadi bentuk telinga dan mengisinya dengan daging dan sayuran daripada benang.

4. Angpao Merah

Angpao

Menurut legenda, dulu ada roh jahat bernama Sui (祟) yang muncul pada Malam Tahun Baru dan menepuk kepala anak-anak yang sedang tidur sebanyak tiga kali. Dan anak-anak itu akan menjadi demam. Bahkan jika mereka sembuh dari demam, mereka tidak akan pernah sama lagi.

Sepasang suami istri menghibur anak mereka dengan memberi beberapa koin di malam hari. Ketika anaknya tertidur, mereka meletakkan koin di atas kertas merah dan meninggalkannya di dekat bantal. Ketika Sui datang, koin-koin itu berkedip dan membuatnya takut. Sejak saat itu, orang tua akan memberi anak-anak uang yang dibungkus kertas merah setiap Malam Tahun Baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini