Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FIA Rilis Hasil Investigasi Kecelakaan Horor Romain Grosjean

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 00:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 620 2373599 fia-rilis-hasil-investigasi-kecelakaan-horor-romain-grosjean-gmTeOUVvzn.JPG Romain Grosjean dibawa ke rumah sakit dengan ambulans (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

PARIS – Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) merilis hasil penyelidikan terkait kecelakaan horor yang menimpa Romain Grosjean pada seri balapan Formula One (F1) GP Bahrain 2020. Dari hasil laporan terkuak, mobil mengalami tekanan hingga 67G (satuan ukur gravitasi) saat menabrak pembatas.

Sebagaimana diketahui, Romain Grosjean mengalami kecelakaan hebat di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, pada akhir November 2020. Mobil yang dikemudikannya menabrak pagar pembatas di tikungan tiga, usai bersenggolan dengan Daniil Kvyat.

Baca juga: Soal Kecelakaan Mengerikan Grosjean di F1 GP Bahrain, Ini Kata Bos Mercedes

Jet darat itu kemudian tersangkut di pagar pembatas dan terbakar hebat. Romain Grosjean sempat berada dalam kobaran api selama 30 detik sebelum berhasil menyelamatkan diri. Beruntung, beragam fitur keselamatan berfungsi dengan baik.

Mobil Romain Grosjean terbakar dan terbelah dua (Foto: Reuters/Tolga Bozoglu)

Romain Grosjean hanya mengalami luka bakar ringan di kedua tangan serta kakinya. Nyawa pembalap berpaspor Prancis itu selamat meski kecelakaan terhitung fatal.

Baca juga: Selamat dari Kecelakaan Horor, Tim Medis F1: Telat 5 Detik Nasib Grosjean Bisa Beda

Penyelidikan FIA yang dilakukan lewat bangkai mobil, data telemetri, serta rekaman video on board, baru dirilis hasilnya pada tengah pekan ini. Sejumlah fakta mengejutkan terkuak dalam laporan investigasi tersebut.

Mobil diketahui menabrak pembatas dalam kecepatan tinggi, yakni 192 kilometer per jam (km/jam), dengan sudut tabrakan 29 derajat. Kencangnya tabrakan serta sudut kedatangan mobil, membuat kokpit terkunci pada patahan pagar pembatas dan nyaris berakibat fatal bagi keselamatan Grosjean.

“Mobil mengalami dampak luar biasa dari tabrakan itu. Tangki bahan bakar terlepas dan selang penghubung dengan mesin rusak berat dalam posisi tidak aman. Faktor itu menyebabkan bahan bakar tumpah (dan memicu api),” bunyi laporan FIA, disitat dari Crash, Minggu (7/3/2021).

“Seluruh perangkat keselamatan berfungsi dengan baik untuk melindungi pembalap,” lanjut laporan investigasi tersebut.

Romain Grosjean mendapat perawatan intensif

Kecelakaan tersebut memaksa balapan dihentikan sementara untuk memperbaiki kerusakan pada pagar pembatas. Sementara itu, Romain Grosjean dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.

Pembalap kelahiran Swiss itu lantas dirawat selama tiga hari dan diizinkan pulang pada 2 Desember 2020. Kini, Romain Grosjean sudah pulih dari luka bakar di tubuhnya. Namun, ia tidak lagi membalap di ajang F1 setelah kontraknya habis bersama Haas F1 Team.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini