Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Sebut Asal-usul Virus Corona dari Hewan Menularkan ke Manusia

Diana Rafikasari, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 620 2386376 who-sebut-asal-usul-virus-corona-dari-hewan-menularkan-ke-manusia-a8xZuC95cX.jpg Ilustrasi virus corona atau covid-19. (Foto: Okezone)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) dalam penelitiannya menemukan bahwa kemungkinan besar virus corona menular melalui hewan, bukan akibat kebocoran laboratorium. Virus ini juga menyebar tidak lebih dari satu atau dua bulan sebelum diketahui pada Desember 2019. Demikian dijelaskan dalam rancangan laporannya.

Berdasarkan laporan tim gabungan WHO, sangat tidak mungkin virus corona berasal dari kebocoran laboratorium. Berdasarkan draf laporan WHO mengenai penelitian asal-usul virus corona, tidak ada bukti yang menunjukkan virus itu menyebar lebih awal dari akhir 2019.

Baca juga: Rambut Rontok Setelah Sambut Covid-19, Tanda Anda Kena Long Covid 

Laporan tersebut memberikan empat kemungkinan sumber virus dan skenario yang paling mungkin adalah melalui inang hewan perantara, yakni hewan liar yang ditangkap kemudian dibesarkan di sebuah peternakan.

Ilustrasi virus corona. (Foto: Ubergizmo)

Tetapi penelitian belum menemukan hewan lain apa yang terinfeksi oleh kelelawar yang dianggap sebagai sumber asli virus corona yang paling mungkin dan telah menularkannya ke manusia.

"Kemungkinan host perantara SARS-CoV-2 tetap sulit dipahami," tulis laporan tersebut, seperti dilansir laman cnn.com, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Sebut Virus Corona Umurnya Tak Lama, Menkes: Tapi Nularinya Gak Karu-karuan 

Kemungkinan berikutnya adalah penularan langsung dari salah satu hewan yang diketahui membawa virus corona serupa, seperti kelelawar atau trenggiling. Kemungkinan tetapi tidak mungkin adalah penularan dari makanan beku atau dingin, dan kemungkinan kecil adalah pelepasan laboratorium yang tidak disengaja.

"Tidak ada catatan virus yang terkait erat dengan SARS-CoV-2 di laboratorium mana pun sebelum Desember 2019, atau genom yang dalam kombinasi dapat menghasilkan genom SARS-CoV-2. Mengingat hal itu, pandemi berasal dari laboratorium dianggap sangat tidak mungkin," isi laporan tersebut.

Peneliti independen telah mengatakan ini selama berbulan-bulan. Di mana penelitian genom virus menunjukkan bahwa virus itu tidak direkayasa di laboratorium tetapi ditularkan secara alami dari hewan seperti halnya virus SARS yang menginfeksi 8.000 orang di seluruh dunia pada 2002–2004 sebelum dihentikan.

Laporan ini ditulis oleh tim internasional gabungan yang terdiri dari 17 ahli asal China ditambah 17 ahli dari negara lain, WHO, Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN), serta Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE). Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) juga berpartisipasi sebagai pengamat.

Baca juga: LIPI Sebut Antibodi dari Covid-19 Tak Bisa Lawan Virus Corona N439K 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini