Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanya untuk 60 Ribu Jamaah, Ini Syarat Haji 2021

Hantoro, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 620 2424700 hanya-untuk-60-ribu-jamaah-ini-syarat-haji-2021-fDMTmJlHD0.jpg Pelaksaan ibadah haji saat pandemi covid-19. (Foto: Reuters)

PEMERINTAH Arab Saudi resmi mengumumkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini hanya untuk 60 ribu jamaah. Mereka terdiri dari warga lokal dan ekspatriat yang sudah berada di sana. Pembatasan ini dilakukan dampak masih mewabahnya covid-19 secara global.

Kementerian Kesehatan dan Haji Arab Saudi pada Sabtu 12 Juni lalu mengumumkan bahwa total 60 ribu jamaah itu akan diizinkan melakukan ibadah haji tahun ini yang dimulai pertengahan Juli mendatang.

Baca juga: Kuota Haji Hanya 60 Ribu Jamaah, Menag: Jauh Lebih Banyak Dibanding Tahun Lalu 

Adapun syarat bagi mereka yang ingin menunaikan ibadah haji tahun ini adalah (1) Harus bebas dari penyakit kronis apa pun, (2) Berusia 18 hingga 65 tahun, (3) Jamaah haji wajib sudah divaksinasi lengkap, atau telah mendapat satu dosis vaksin covid-19 setidaknya 14 hari sebelumnya, atau mereka yang divaksinasi setelah sembuh dari infeksi covid-19.

"Keputusan itu berdasarkan keinginan Kerajaan untuk memungkinkan para tamu dan pengunjung di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi aman melakukan ritual haji dan umrah. Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan jamaah," jelas kementerian tersebut, seperti dikutip dari Arabnews, Senin (14/6/2021).

Sementara itu, pihak kementerian menyatakan negara-negara Muslim memahami keputusan Arab Saudi untuk menyelenggarakan ibadah tahun ini secara terbatas.

Baca juga: Menag: Pembatasan Kuota Haji Senapas dengan Semangat Indonesia Jaga Keselamatan Jamaah 

Nayef Al Hajraf, sekretaris jenderal Dewan Kerjasama Teluk, memuji langkah yang diberikan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam melayani para jamaah haji di Dua Masjid Suci.

Dia mengatakan keputusan melakukan pembatasan ibadah haji tahun ini berasal dari perhatian penuh yang diberikan Kerajaan terhadap kesehatan dan keselamatan para jamaah.

Organisasi Kerja Sama Islam dan Liga Muslim Dunia (MWL) juga menyambut baik keputusan Arab Saudi. Sekretaris Jenderal MWL Mohammed bin Abdul Karim al Issa mengatakan bahwa sejumlah mufti senior dan ulama dunia Islam juga mengapresiasi keputusan tersebut.

Ia menambahkan, hukum syariat menyatakan bahwa sangat penting mengambil semua tindakan pencegahan keselamatan selama pandemi semacam ini.

Baca juga: Menag Ingatkan Jangan Percaya Hoaks soal Dana Haji 

Kemudian Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan mendukung Arab Saudi dalam semua langkah dan tindakan yang diambil sebagai bagian dari upaya mengatasi pandemi, membatasi persebarannya, serta menjaga keselamatan dan keamanan jamaah dan masyarakat.

Menteri Negara UEA Khalifa Shaheen Almarar memahami kemajuan besar yang dibuat Arab Saudi di bidang sains dalam memerangi covid-19.

"Prestasi ilmiah terbaru Arab Saudi menunjukkan sejauh mana kesadarannya akan pentingnya sains yang merupakan pendorong utama dalam mendukung sektor kesehatan dan menghadapi tantangan besar," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini