Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Datang ke Kudus, Ganjar Percepet Penanganan Zona Merah di Jateng

Mohamad Yan Yusuf, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 620 2425374 datang-ke-kudus-ganjar-percepet-penanganan-zona-merah-di-jateng-sRQHJXOHuy.jpg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.(Foto;Dok Okezone)

JAKARTA - Gubernur Ganjar Pramono terus mengenjot penanganan daerah-daerah di zona merah di Jawa Tengah. Mempercepat itu, Ganjar langsung mendatangi satu persatu kota yang tercatat alami zona merah.

Seperti yang dilakukannya di kawasan Kudus, Jawa Tengah. Orang nomer satu di pemerintahan Jawa Tengah mendatangi pemukiman warga yang dijadikan lokasi karantina dan berkoordinasi dengan jajaran pemerintah kabupaten Kudus.

Hal itu terungkap usai dirinya memposting hal ini melalui akun pribadi Instagramnya, @ganjar_pranowo. Postingan video itupun kini telah di tonton 161 ribu pengguna instagram.

Baca Juga: Kemendagri Sebut Ada 37 Ribu Desa Belum Bentuk Posko Covid-19

"Penanganan daerah-daerah zona merah terus kita gas pol," kata Ganjar dalam postingannya.

Dalam postingan itu memperlihatkan dirinya mendatangi lokasi pemukiman warga salah satunya rusunawa Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah.

Di sana ia bertemu dengan warga yang dan berkoordinasi dengan warga sekitar menanyakan fasilitas dan pelayanan disana. Beberapa warga kemudian mengeluhkan dengan fasilitas pendukung, seperti televisi dan kipas angin.

Selain itu, ia juga meminta kepada pengurus disana agar memberikan contoh yang baik seperti memakai masker dan menjaga prokes.

Setelahnya, ia kemudian berkoordinasi dengan Bupati Kudus melakukan peningkatan pengawasan covid-19. Pelayanan maksimal dan pencegahan agar virus tak menyebar terus dilakukan oleh dirinya.

Ia pun meminta pengawasan di tingkatkan seperti mengawasi peran camat dan lurah agar lebih mengawasi warganya dan pendatang, sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

"Dari pencegahan, penanganan sedulur2 isolasi sampai yg dirawat. Covid ini tdk akan turun dan selesai jika kita hanya santai-santai. Tapi kita semua mesti bareng2, gotong royong, kudu sambatan ora gur sambat," tutupnya.

(saz)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini