Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok Jakarta Terapkan Telemedicine, Menko Luhut: RS Hanya untuk Orang Kritis

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 05 Juli 2021 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 620 2435565 besok-jakarta-terapkan-telemedicine-menko-luhut-rs-hanya-untuk-orang-kritis-JGrwuML4DT.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

LEDAKAN Covid-19 yang semakin parah membuat banyak masyarakat yang terinfeksi dengan gejala ringan atau tidak bergejala (OTG) melakukan isolasi mandiri dirumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah membeludaknya pasien Covid-19 yang datang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sebagaimana diketahui, ketersediaan ruang perawatan rumah sakit yang semakin menipis membuat pemerintah menerapkan bahwa pasien dengan gejala sedang, berat, dan kritis saja yang boleh dirawat di rumah sakit. Sementera pasien bergejala ringan dan OTG diminta melakukan isolasi mandiri di rumah.

Telemedicine

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa orang yang boleh masuk rumah sakit ditentukan berdasarkan kondisi keparahan. Oleh sebab itu, pemerintah telah membangun telemedicine dengan bekerjasama dengan beberapa belas platform dan akan mulai bekerja untuk mengurangi tekanan rumah sakit.

“Rumah sakit hanya untuk orang yang kritis, sementara ringan dan OTG melalui telemedicine. Obat juga akan disediakan dan oksigen juga sudah disediakan tempat jualnya, jika masyarakat ingin punya di rumah,” terang Menko Luhut.

Baca Juga : Cek Fakta: Ukur Kadar Saturasi Oksigen Bisa lewat Aplikasi Handphone

Hal serupa juga dijelaskan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta untuk memastikan agar layanan ke masyarakat berjalan dengan baik. Khususnya pada masyarakat yang dinyatakan positif namun bergejala ringan bahkan tidak bergejala untuk tetap mendapatkan penanganan secara cepat dan mudah.

“Bila ada teman kita yang positif, kita lihat kondisi saturasi masih 95 persen ke atas, tidak sesak dan tidak komorbid lebih baik diisolasi mandiri di rumah. Untuk menghindari viral load yang tinggi dan tekanan mental di rumah sakit. Jika saturasi di bawah 95 persen dan memiliki komorbid itu harus di bawa ke rumah sakit. Layanan telemedicine gratis ini akan dicoba pada Selasa 6 Juli 2021 dan akan dimulai di DKI Jakarta,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini