Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandiaga Masifkan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Objek Wisata

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 27 Agustus 2021 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 620 2462015 sandiaga-masifkan-penggunaan-aplikasi-pedulilindungi-di-objek-wisata-91yAe2DgeO.jpeg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Batu, Jawa Timur, pascapandemi COVID-19.

Sandiaga mengatakan, dukungan ini sebagai salah satu upaya agar pergerakan perekonomian dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya di kota yang berstatus kota wisata itu.

Baca juga:  Sandiaga Uno Kebut Vaksinasi Covid-19 di 3 Lokasi Koridor Perjalanan Wisata

Ia melanjutkan, salah satu upaya pemulihan dan pembukaan tempat usaha pariwisata tersebut nantinya akan berbasis aplikasi PeduliLindungi untuk memindai pengunjung hingga pekerja di destinasi wisata.

"Aplikasi ini kita masifkan sehingga nanti di setiap kegiatan aplikasi ini menjadi standar dalam berkegiatan,” katanya dalam keterangan resminya saat webinar bersama Pemerintah daerah dan pelaku parekraf Kota Wisata Batu, Kamis (26/8/2021)

 

Selain itu Sandiaga juga mendukung pemulihan sektor parekraf Kota Batu dengan cara mempromosikan Kota Batu melalui paid media ataupun own media yang dimiliki Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca juga:  Sandiaga Uno: Sentra Vaksinasi "Sinergi Sehat" Hadirkan Inovasi Layanan Kependudukan

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Menparekraf Sandiaga mengaku ia sangat mengagumi keindahan dan kecantikan Kota Batu. Dirinya menyebut Kota Batu cocok menjadi kota wisata bagi pasangan yang baru saja menikah.

Oleh karena itu Sandiaga menjuluki Kota Batu adalah the honeymoon city of Indonesia. Kemudian nantinya akan mempromosikan di jaringan media milik Kemenparekraf, dan ada salah satu pasangan yang baru menikah akan ikut mempromosikannya.

Berbagai upaya untuk memulihkan sektor parekraf di Kota Batu bisa diterapkan melalui percepatan upaya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang disiplin, kemudian akselerasi sertifikasi CHSE khususnya pada pusat destinasi wisata.

 Ilustrasi

Kemudian segala upaya pengaturan pengunjung maksimum dalam satu tempat harus diterapkan untuk mencegah kerumunan. Membangun citra menciptakan rasa aman dan nyaman serta mendukung penyelenggaraan kegiatan di Kota Batu.

“Pelatihan dan pendampingan secara digital bagi pelaku parekraf yang memicu dan memotivasi mereka untuk tetap menghasilkan produk-produk kreatif dalam terus berkarya,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini